Bioskin Indonesi

Bioskin Indonesi
Pelangsing Ampuh, Turun Berat Badan, Diet, Herbal Slim Fruta,

Sabtu, 20 Januari 2018

filosofi Kopi untuk Kebahagiaan


Copas sebuah tulisan yg sangat bagus untuk direnungkan.......

Dalam sebuah acara Reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu.

Mereka menceritakan kisah sukses masing-masing...
Ada yang menjadi direktur BUMN, ada yang menjadi direktur Bank, ada yg menjadi pengusaha sukses, dokter, arsitek, pengacara, konsultan, dll.

Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tsb segera ke dapur kmdn mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda. ‎Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik. 

“Sudah, sudah.. Ngobrolnya berhenti dulu. Ini Bapak sudah siapkan kopi buat kalian,” seru sang guru memecah keasyikan obrolan mereka.

Hampir serempak, mereka kemudian berebut cangkir terbaik yang bisa mereka dapat.
Akhirnya, di meja yang tersisa hanya satu buah cangkir plastik yang paling jelek.

Lantas, setelah semua mendapatkan cangkirnya, sang guru pun mulai menuangi cangkir itu dengan kopi panas dari teko yang telah disiapkannya.

“Mari, silakan diminum,” ajak sang guru, yang kemudian ikut mengisi kopi dan meminum dari cangkir terakhir yang paling jelek.

“Bagaimana rasanya? Nikmat kan? Ini dari kopi hasil kebun keluarga saya sendiri.”

“Wah, enak sekali Pak.. Ini kopi paling sedap yang pernah saya minum,” timpal salah satu murid yang langsung diiyakan oleh teman yang lain.

“Nah, kopinya enak ya? Tapi, apakah kalian tadi memperhatikan. Kalian hampir saja berebut untuk memilih cangkir yang paling bagus hingga hanya menyisakan satu cangkir paling jelek ini?” tanya sang guru.

Murid-murid itu pun saling berpandangan. 

"Perhatikanlah, bahwa kalian semua memilih cangkir yg bagus dan kini yg tersisa hanyalah cangkir yg murah dan tidak menarik.

Memilih hal yg terbaik adalah wajar dan manusiawi. Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yg bagus perasaan kalian mulai terganggu.
Kalian secara otomatis melihat cangkir yg dipegang orang lain dan mulai membandingkannya.

Pikiran kalian terfokus pada cangkir, padahal yg kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya.‎

Hidup kita, baik kehidupan dunia maupun kehidupan ibadah, seperti kopi dalam analogi tsb di atas, sedangkan cangkirnya adalah sarana, pekerjaan, jabatan, atau harta benda yg kita miliki."

Semua alumni tertegun mendengar penjelasan dari sang guru.
Penjelasan dari sang guru telah menyentak kesadaran mereka.

"Anak-anakku tercinta..."
lanjut sang guru. 

"Jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yg kita nikmati.
Cangkir bukanlah yg utama, kualitas kopi itulah yg terpenting.
‎
Jangan berpikir bahwa kekayaan yg melimpah, sarana yg mewah, karier yg bagus dan pekerjaan yg mapan merupakan jaminan kebahagian hidup dan kenikmatan dlm beribadah.
Itu konsep yg sangat keliru.

Kualitas hidup dan ibadah kita ditentukan oleh  "Apa yg ada di dalam" bukan "Apa yg kelihatan dari luar."
‎
Status, pangkat, kedudukan, jabatan, kekayaan, kesuksesan, popularitas, adalah sebuah predikat yang disandang.
Tak salah jika kita mengejarnya.
Tak salah pula bila kita ingin memilikinya.

Namun, semua itu hanya sarana.
Sarana hanya bermanfaat apabila bisa mengantarkan kita pada tujuan.

Apa gunanya  memiliki segala sarana, namun tidak pernah merasakan kedamaian, ketenteraman, ketenangan, dan kebahagian sejati di dalam kehidupan kita?

Itu sangat menyedihkan.
Karena hal itu sama seperti kita menikmati kopi kualitas buruk yg disajikan di sebuah cangkir kristal yg mewah dan mahal..."

Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya..."

***

Selamat menikmati secangkir kopi kehidupan...warriors....🙏☕😊

PESAN INDAH MBAH MAIMUN

K.H Maimun Zubair Dawuh,,,,

Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air,
Maka angkat dan tolonglah...
Barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat.

Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin,
Maka singkirkanlah,
Barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga.

Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya,
Maka ambil dan susulkan ia dengan induknya,
Semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.

Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan,
Maka antarkanlah ia...
Barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama,
Maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu,
Setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu..
Yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

Jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali,

Maka tahanlah tangan dan lesanmu dari menyakiti sesama makhluk hidup.....

Setidaknya itu akan menjadi sedekah untuk dirimu.

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

“Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya.

Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya”

Jangan pernah meremehkan kebaikan,
Bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya,
Bukan karena panjang shalat malamnya.
Tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda.

Rasulullah bersabda:

« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya)bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum".(HR. Muslim)

Mari kita selalu berusaha dg Pikiran dan prilaku positif,

Semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan.. Aamiin..

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Dari: Dr Zakir Naik... baca sampai habis ya...

Ukhtiku Sayang:
Dari: Dr Zakir Naik.
Tolong   sampai habis..

Kita selalu meluangkan sedikit waktu utk Allah. Tapi DIA selalu menyayangi dan merahmati kita. Allah sentiasa bersama kita. Mari kita luangkan waktu 30 menit saja untuk mengingat ALLAH. Bukan berdoa, tetapi memuji-NYA.

Hari ini, mari kita sebarkan pesan ini ke seluruh dunia. Maukah anda melakukanya? Jgn simpan pesan ini.

Kenapa kita mengantuk apabila SHALAT malam? Tapi bisa terjaga sepanjang malam untuk berwhatsapp.

Kenapa kita bosan bila lihat & baca AL-QURAN? Tapi bisa berjam2 lamanya baca whatapps

Kenapa kita sering mengabaikan dan menghapus pesan2 yang berhubungan dengan agama? Tapi selalu menyimpan dan mengirimkan pesan2 yang bercanda.

Kenapa Masjid makin sepi? Tapi mall2 semakin ramai, sedangkan mall adalah tempat yang paling dibenci Allah.

Kenapa kita selalu me nyebut2 nama artis2? Tapi kita susah sekali untuk mengngat ALLAH.

Ingatlah; Allah (SWT) Berfirman: Jika kamu berpaling dari aku di depan kawan kamu, Aku akan berpaling dari kamu pada Hari Kiamat kelak.

Jika seseorang menutup satu pintu, Allah akan membukakan dua pintu; Jika Allah membuka pintu untuk kamu, kirimkanlah pesan ini termasuk kepada saya..

Dikatakan bahwa apabila Malaikat Maut mencabut nyawa dari jasad kita. Itu satu pengalaman yang sangat menyakitkan.
Dikatakan juga bila manusia dibangkitkan pada Hari Kiamat, rasa sakit saat roh dicabut dari jasad masih terasa.

Maka, ALLAH menyuruh kita utk membaca AYAT KURSI setiap habis Shalat fardhu.
Dikatakan barang siapa yang membaca ayat kursi setiap selesai Shalat fardhu, roh nya akan dicabut seperti mengambil sehelai rambut dalam tepung.. Bayangkan betapa ringannya rasa ITU,
Masya-Allah!  Semoga Allah menyelamatkan kita dari rasa sakit itu dan semoga DIA mencabut nyawa kita dgn iman di hati dan selamatkan kita dari Azab. Aamiin ya rabbal 'alamiin...

Ini yang biasa kita lakukan....
Banyak diantara kita yang masih berbicara disaat  Azan dikumandangkan...

Nabi Muhammad(SAW) bersabda,
Berhenti melakukan apapun juga disaat Azan dikumandangkan termasuk saat kita sedamg membaca Al-Quran,
Barang siapa yang berbicara di saat Azan dikumandangkan orang itu tak akan dapat mengucap Kalimah Shahadat sewaktu dia dalam kondisi sakratul maut.

BACA DOA INI.....

 Allahumma- inni-ala- zhikrika-wa Shukrika-wa-husni-ibaadatika. 

Doa yg  bagus sudah dikirim kan kepada anda. Apa yg akan anda lakukan dgn Doa ini. Bayangkan kalau 1000 org membaca doa ini karena anda.

Masya Allah!!

Bangunlah apabila anda mendengar AZAN, sama seperti anda bangun apabila mendengar lagu INDONESIA RAYA

Bacalah AL-QURAN dengan tartil seperti anda membaca koran.

Takutlah kepada ALLAH, seperti anda takut akan menghadapi kematian.

Ingatlah akan kematian seperti anda mengingat NAMA anda sendiri.

⚠ 80% orang tidak akan mengirimkan pesan ini.
Sekarang terserah anda....

Selasa, 09 Januari 2018




UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO

FAKULTAS SYARI'AH DAN HUKUM

Jl. Prof. DR. Hamka Kampus III Ngaliyan,

Telp/Fax. (024) 7601291, 7624691, Semarang 50185

SURAT EDARAN

Nomor : 07/SEGB/I/2018
GERHANA BULAN TOTAL

Rabu Legi, 31 Januari 2018

Merujuk pada hasil perhitungan astronomi Tim Observasi Bulan S2 Ilmu Falak UIN 
Walisongo Semarang, maka dengan ini Tim Observasi Bulan S2 Ilmu Falak UIN Walisongo 
Semarang menyampaikan :

1. Akan terjadi GERHANA BULAN TOTAL pada hari Rabu Legi, 14 Jumadil Awal 
1439 H bertepatan pada tanggal 31 Januari 2018 M.

✳Awal Gerhana = 18:48:22 WIB
✳Awal Total = 19:51:42 WIB
✳Puncak Gerhana = 20:29:46 WIB
✳Akhir Total = 21:07:51 WIB
✳Akhir Gerhana = 22:11:11 WIB

2. Sehubungan dengan fenomena Gerhana Bulan Total tersebut, maka dianjurkan kepada 
takmir masjid dan seluruh kaum muslimin muslimat agar  melaksanakan Shalat 
Gerhana pada waktunya, sebagaimana disunnahkan oleh Rasulullah SAW.
Untuk efektifitas waktu, pelaksanaan shalat gerhana yang dimaksud, kami anjurkan :

a. Shalat Gerhana dan Khutbah dapat dilaksanakan setelah shalat Isya berjama’ah 
dengan memperbanyak takbir, tahmid dan tasbih.

b. Pengamatan Gerhana Bulan Total secara langsung dapat dimulai dari pukul 
18:48:22 WIB hingga 22:11:11 WIB. 

Demikian surat edaran ini kami sampaikan untuk dijadikan pedoman bagi seluruh kaum
muslimin muslimat.

Semarang, 17 Rabiul Akhir 1439 H
5 Januari 2018 M

Kaprodi S2 Ilmu Falak
Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo


Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag
NIP. 19720512 199903 1 003

Sabtu, 30 Desember 2017

"TAHUN BARU BUKAN SESUATU YANG SPESIAL"


1. Yang spesial, bukan jam 12 malam, tapi 1/3 MALAM TERAKHIR.

2. Yang hebat, bukan menunggu detik-detik pergantian tahun, tp menunggu AZAN subuh di mesjid.

*3.*Yang super, bukan begadang berpesta lalu tidur pagi, tapi tidur lebih awal dan BANGUN LEBIH AWAL (baca: subuh) dengan segar.

4. Yang membahagiakan, bukan menghambur-hamburkan harta dengan pesta pora, tapi SEDEKAH esok di pagi hari lalu dirutinkan di hari-hari selanjutnya.

5. Yang menjayakan, bukan ikut di keramaian acara tahun baru, tapi BERJAMAAH SUBUH.

6. Yang luar biasa, bukan mendeklarasikan harapan saat kembang api memuncak, tapi saat ALLAH turun ke langit bumi dan kita bisa memanjatkan doa pada-Nya.

Baarakallahu Fiikum.

PENDETA BERTERIMA KASIH PADA UMMAT ISLAM MENGHADAPI THN BARU MASEHI



#Repost from @islamiposter
(Petik hikmah nya aja,NO DEBAT)
・・・
PENDETA BERTERIMA KASIH PADA UMMAT ISLAM MENGHADAPI THN BARU MASEHI

Pak Kyai:
Maaf Pak Pendeta, sebentar lagi 1 Januari Tahun Baru Masehi akan segera tiba, apa yang dilakukan oleh umat Kristen pada malam tahun baru 1 Januari tersebut?

Pendeta:
Kami di malam tahun baru tersebut tidak ada kegiatan yang istimewa, ya seperti biasa malamnya jam 19.00 sampai jam 20.00 mengadakan kebaktian di Gereja masing-masing lalu pulang, Dan paginya jam 07.00 sampai jam 09.00 ke Gereja kembali. Itu saja kegiatan kami.

Pak Kyai:
Oh jadi itu saja ya gak ada aktifitas yang istimewa.

Pendeta:
Iya itu saja.

Pak Kyai:
Apakah dari umat Kristiani tidak ada yang turun ke jalan untuk memeriahkan tahun baru anda?

Pendeta:
Tidak ada.

Pak Kyai:
Kenapa mereka tidak turun ke jalan memeriahkan tahun barunya?

Pendeta:
Lah buat apa kami turun kejalan, tanpa kami turun ke jalan juga umat Islam sudah memeriahkan tahun baru kami ko.

Pak Kyai:
Maksudnya bagaimana?

Pendeta:
Iya kami tidak perlu turun ke jalan karena kami sangat menghaturkan terimakasih kepada umat Islam yang telah memeriahkan dan meramaikan Tahun Baru kami.

Coba Pak Kyai lihat saat tahun baru kami tiba, yang dagang petasan umat Islam, yang beli petasan umat Islam, yang bakar petasan umat Islam untuk merayakan Tahun Baru kami.

Yang dagang terompet umat Islam, yang beli terompet umat Islam dan yang meniup terompet umat Islam demi memeriahkan tahun baru kami.

Yang dagang kembang api umat Islam, yang beli kembang api umat Islam dan yang membakar kembang api umat Islam untuk memeriahkan tahun baru kami.

Umat Islam berbondong-bondong ke ancol, ke TMII, ke puncak dan tempat tempat hiburan, jalan-jalan tumpah ruah penuh dan macet dalam rangka memeriahkan tahun baru kami.

Jadi buat apa kami turun ke jalan memeriahkan tahun baru kami, tanpa kami turun kejalan umat Islam sudah turun ke jalan memeriahkan tahun baru kami. Terimakasih Pak Kyai sampaikan kepada umat Islam yang telah turut serta memeriahkan tahun baru kami.

Pak Kyai:
Oooh gitu ya, iya nanti kami sampaikan ke umat Islam bahwa orang-orang kristen sangat berterimaksih kepada umat Islam yang telah meramaikan Tahun Baru Masehi 1 Januari.

#satir beud dah...😆
#ironi umat islam tiap tahun..
#hilang nya izzah umat..
#mudah efhoria...

"GERAKAN JUTAAN UMMAT MUSLIM"



BULAN DESEMBER DI TUNGGU OLEH JUTAAN MANUSIA PADA JAM 00:00 WIB PENUTUP AKHIR TAHUN. WASPADALAH !!!
DALAM SEMALAM MENJADI PENGANUT 3 AGAMA SEKALIGUS
DALAM SEMALAM MENJADI PENGANUT 3 AGAMA SEKALIGUS

Nasrani menggunakan lonceng untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah.

Yahudi menggunakan terompet untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah.

Majusi menggunakan api untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah.

Dan pada jam 00.00 WIB malam tahun baru, sebagian umat Islam menggunakan ketiganya dalam satu waktu.

Lonceng berbunyi,
Terompet berbunyi,
Kembang api dinyalakan.

Maka malam itu menjadi penganut tiga agama, Nasharani, Yahudi & Majusi.

Malam itu terompet-terompet ditiup oleh bibir-bibir muslimin sebagai tanda kemenangan bagi kaum kufar. Na'udzubillah..

Maka benarlah apa yg telah disabdakan Rasulullah 14 abad yg lalu,

Dari Abu Sa'id Al Khudri,ia berkata:
Rasululah bersabda,
"Sungguh kalian akan mengikuti jejak umat-umat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal,sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke dalam lubang biawak, niscaya kalianpun akan masuk (mengikuti) ke dalamnya.

Mereka (para sahabat) bertanya:
Wahai Rasulullah, apakah mereka kaum Yahudi dan Nasrani.?
Lalu beliau berkata, Siapa lagi kalau bukan mereka". (HR. Bukhari dan Muslim)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan,
"Tidak diragukan lagi bahwa umat Islam ada yang kelak akan mengikuti jejak Yahudi dan Nashrani dalam sebagian perkara". (Majmu' Al Fatawa, 27:286)

Dari Ibnu 'Umar, Nabi saw bersabda,
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka". (HR.Ahmad 2:50 dan Abu Daud no.4031)

Rasulullah saw bersabda,
"Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami". 
(HR.Tirmidzi no.2695)

"GERAKAN JUTAAN UMMAT MUSLIM" tidak keluar rumah saat menyambut Tahun Baru Masehi ...MASJID DAN MUSHOLLAA MARI BERZIKIR DAN BERDOA  BERSHOLAWAT DIDALAMNYA KEPADA NABI MUHAMMAD SAW. MARI didik anak-anak kita untuk tidak latah ikut-ikutan perayaan Tahun baru.....karena kebodohan Tanpa Ilmu yang membuat Umat ini Makin terpuruk. Silahkan Share ke saudara Seiman dan Semuslim.