Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi bercuit tentang Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani. Dia sepertinya mengkritik gerakan dua petinggi PDIP tersebut yang tidak juga turun ke lapangan membantu Jokowi.
"Apakah Mega dan Puan sudah turun gunung?" sentilnya melalui akun Twitter, @BurhanMuhtadi.
Menurut dia, kehadiran ketua umum PDIP dan ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP tersebut sangat penting dinanti. Pasalnya, ia menengarai kedua trah Sukarno itu tampak setengah hati membantu pemenangan Jokowi.
Burhanuddin menyarankan agar keduanya lekas turun ke lapangan, khususnya ke Jawa Barat. Di provinsi yang mayoritas kepala daerahnya mendukung Prabowo Subianto itu, elektabilitas Jokowi menurun drastis.
Hal itu terungkap dari jawabannya ketika mendapat mention, "@nd_nir: Belon tuh RT @BurhanMuhtadi Apakah Mega dan Puan sudah turun gunung?"
Menurut dia, suara Jokowi di Jabar sangat mengkhawatirkan. "Minimal turun di Jabar kek.Ambrol tuh suara Jokowi di situ."
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/pemilu/berita-pemilu/14/06/27/n7t07o-burhanuddin-muhtadi-suara-jokowi-di-jabar-ambrol
Kumpulan Broadcast | Kumpulan BC | Numpang BC | Kumpulan SMS | Comunitas Online Shop | Tukar PIN BB | Add PIN BB | Invite PIN BB | Kumpulan Iklan | Kumpulan Broadcast BBM | Numpang BC BBM | Kumpulan Cerita Lucu | Kumpulan Cerita Inspiratif | BC Cerita Lucu | BC Iklan | Lowongan Kerja
Tampilkan postingan dengan label Pilpres 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilpres 2014. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 Juli 2014
Rabu, 02 Juli 2014
Nasehat Ustadz Daud Rasyid Bagi Muslim Pendukung Jokowi-JK
Pernyataan mengejutkan anti islam banyak berdatangan dari pasangan calon Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla. Sebelumnya, ketua tim hukum pemenangan Jokowi-JK, Trimedya Panjaitan, mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi-JK tidak akan mengijinkan adanya perda syariat yang baru. Pernyataan anti islam lainnya juga keluar dari Jusuf Kalla sendiri.
Jusuf Kalla menyatakan bahwa perda syariat hanya akan merendahkan ummat islam. Selain itu ketika di Padang, Sumatera Barat dalam sesi dialog bersama masyarakat dan mendapatkan pertanyaan yang sama, Jusuf Kalla menjawab bahwa dengan perda syariat tidak akan ada bedanya antara Bupati dan Tuhan.
Terang saja, pernyataan-pernyataan anti islam dari pasangan Jokowi-JK membuat beberapa ulama dan ormas islam angkat bicara. Sebelumnya KH. Athian Ali yang merupakan ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) memfatwakan haram memilih pasangan Jokowi-JK, selanjutnya fatwa yang sama dikeluarkan oleh Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).
Ulama Indonesia yang juga sebagai seorang pakar hadist, ustadz Dr. Daud Rayis, MA yang juga merupakan dosen Pascasarjana IAIN Bandung memberikan nasehat kepada ummat muslim yang telah menjadi pendukung Jokowi-JK. Ustadz Daud Rasyid mengingatkan bahwa apa yang disampaikan oleh Jokowi-JK saat ini telah tercantum di dalam Al Quran, bahwa apa yang mereka sampaikan itu sesungguhnya tak lebih kejam dari apa yang ada di dalam hati-hati mereka.
Terang saja, pernyataan-pernyataan anti islam dari pasangan Jokowi-JK membuat beberapa ulama dan ormas islam angkat bicara. Sebelumnya KH. Athian Ali yang merupakan ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) memfatwakan haram memilih pasangan Jokowi-JK, selanjutnya fatwa yang sama dikeluarkan oleh Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).
Ulama Indonesia yang juga sebagai seorang pakar hadist, ustadz Dr. Daud Rayis, MA yang juga merupakan dosen Pascasarjana IAIN Bandung memberikan nasehat kepada ummat muslim yang telah menjadi pendukung Jokowi-JK. Ustadz Daud Rasyid mengingatkan bahwa apa yang disampaikan oleh Jokowi-JK saat ini telah tercantum di dalam Al Quran, bahwa apa yang mereka sampaikan itu sesungguhnya tak lebih kejam dari apa yang ada di dalam hati-hati mereka.
Apa yang ada di dalam hati-hati mereka itu lebih kejam dan lebih sadis dari apa yang mereka sampaikan sesungguhnya.
“Penolakan Jokowi-JK pada perda syariat sesungguhnya telah tecantum di dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 118-120.
[3:118] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
[3:119] Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata “Kami beriman”, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): “Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati..
[3:120] Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.
Jika kita dalami ayat ini maka akan kita temukan bahwa apa yang disampaikan oleh mulut-mulut mereka itu sesungguhnya lebih besar lagi kebencian yang terdapat di dalam hati-hati mereka. Untuk itu ummat islam harus lebih teliti memilih calon Presiden kita kali ini”
Selain itu ustadz Daud Rasyd juga menyampaikan bahwa pertarungan capres kali ini adalah pertaurangan antara iman dan kufur. Karena nampak jelas mana capres yang keberpihakannya pada islam dan mana capres yang memiliki toleransi pada kekufuran itu sendiri.
“Penolakan Jokowi-JK pada perda syariat sesungguhnya telah tecantum di dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 118-120.
[3:118] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
[3:119] Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata “Kami beriman”, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): “Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati..
[3:120] Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.
Jika kita dalami ayat ini maka akan kita temukan bahwa apa yang disampaikan oleh mulut-mulut mereka itu sesungguhnya lebih besar lagi kebencian yang terdapat di dalam hati-hati mereka. Untuk itu ummat islam harus lebih teliti memilih calon Presiden kita kali ini”
Selain itu ustadz Daud Rasyd juga menyampaikan bahwa pertarungan capres kali ini adalah pertaurangan antara iman dan kufur. Karena nampak jelas mana capres yang keberpihakannya pada islam dan mana capres yang memiliki toleransi pada kekufuran itu sendiri.
Sumber : http://kabarpadang.com/nasehat-ustadz-daud-rasyid-bagi-muslim-pendukung-jokowi-jk/
Selasa, 01 Juli 2014
Pilih No.1 Dapat 3 Keuntungan
Di bulan Ramadhan 1435 H ini, rakyat Indonesia akan melangsungkan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Pilpres akan digelar pada hari Selasa 9 Juli 2014, bertepatan dengan 11 Ramadhan.
Insya Allah dengan memilih pasangan nomor 1 Prabowo-Hatta, maka akan mendapat 3 keuntungan sekaligus:
1. Indonesia akan mendapatkan sosok Presiden tegas yang mampu mensejahterakan rakyatnya. Sebuah cita-cita para pendiri bangsa, dan sekaligus impian dan dambaan semua rakyat Indonesia. Negeri yang kaya raya, sudah saatnya dinikmati oleh semua rakyatnya.
2. Jakarta akan kembali mendapatkan gubernurnya kembali yang diamanahi memimpin 3 tahun lagi. Dengan demikian kita turut menolong Jokowi agar menjadi pemimpin yang amanah, memimpin Jakarta 5 tahun sesuai janji dihadapan warga Jakarta dan dihadapan Allah SWT.
3. Jusuf Kalla akan kembali memimpin dan fokus sebagai ketua Dewan Masjid Indonesia, sebuah amanah yang berlimpah pahala.
Mari kita sukseskan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden masa bakti 2014-2019. Semoga Allah SWT meridhoi dan memberkahi.
Insya Allah dengan memilih pasangan nomor 1 Prabowo-Hatta, maka akan mendapat 3 keuntungan sekaligus:
1. Indonesia akan mendapatkan sosok Presiden tegas yang mampu mensejahterakan rakyatnya. Sebuah cita-cita para pendiri bangsa, dan sekaligus impian dan dambaan semua rakyat Indonesia. Negeri yang kaya raya, sudah saatnya dinikmati oleh semua rakyatnya.
2. Jakarta akan kembali mendapatkan gubernurnya kembali yang diamanahi memimpin 3 tahun lagi. Dengan demikian kita turut menolong Jokowi agar menjadi pemimpin yang amanah, memimpin Jakarta 5 tahun sesuai janji dihadapan warga Jakarta dan dihadapan Allah SWT.
3. Jusuf Kalla akan kembali memimpin dan fokus sebagai ketua Dewan Masjid Indonesia, sebuah amanah yang berlimpah pahala.
Mari kita sukseskan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden masa bakti 2014-2019. Semoga Allah SWT meridhoi dan memberkahi.
Sumber : http://www.pkspiyungan.org/2014/06/ramadhan-bulan-penuh-berkah-pilih-nomor.html
Selasa, 17 Juni 2014
Debat Capres Head to Head Prabowo Unggul
Beberapa pendapat dari facebooker terkait Debat Capres:
Mohammad Nasih
Malam ini, Prabowo lebih unggul. Kita tunggu debat berikutnya. Apakah Jokowi akan mampu memberikan keyakinan yang lebih mantap? Kita tunggu saja. Saya pun belum menentukan akan pilih siapa. Kalkulasi masih harus dilakukan.
Prabowo lebih nampak memiliki pemikiran yang berdasarkan konstitusi negara. Datanya juga makin nampak. Dan paradigma ttg bahwa negara tidak bisa hanya jadi wasit, merupakan ungkapan yang berani. Ini adalah ungkapan perlawanan terhadap paradigma Barat yang liberal. Jokowi bercerita ttg pengalaman mengelola Kota Solo dan Prov. DKI. Memperlihatkan kartu sehat dan kartu pintar. Paradigma ttg relasi dg Barat blm nampak.
***
Yuliantara Rahmat
Pak Prabowo 'bikin geregetan' alih-alih berupaya memenangkan debat, malahan bergaya dosen pembimbing yang mengarahkan mahasiswanya agar menjawab dengan benar. Jadi selalu memberi clue2, sehingga JKW bisa menjawab dg baik; Namun closing statement menunjukkan siapa emas siapa loyang... Prabowo mampu menunjukkan kenegarawanan nya dengan menerima masukan dari siapa saja, merangkum diskusi untuk kemajuan bangsa.
***
Agus Hermawan
Jokowi nanya "pak prabowo...bagaimana menurut bapak meningkatkan kinerja TPID?"
Prabowo "TPID, opo kui jok....?"
Jokowi "team pengendali inflasi daerah pak."
Prabowo: "ohh...lha kui tergantung perform dan managemen kepala daerah dung. namanya juga team pengendali inflasi daerah!"
Komentar: kena pak jokowi. saya cuman bingung ini debar capres apa debat calon gubernur jakarta....pake TPID masuk list yg ditanyakan...
***
Kiagus Ismail Hamzah
Sangat disayangkan jokowi maju ke debat capres tanpa data dan kalau pun ada data, data nya sangat lemah.... Sehingga kebanyakan jawaban pertanyaan dari moderator dan dari prabowo gak nyambung. ... kasihan jokowi dipaksa menjadi capres walaupun belum cukup kompetensinya. ...
***
Andy Rhapsody
Didebat capres ketauan banget kalau jokowi ga punya konsep.
Mencanangkan Kartu Indonesia Sehat padahal udah ada BPJS yg sudah berjalan
Mencanangkan Kartu Indonesia Pintar padahal Sekolah gratis sedang diproses oleh pemerintah pusat.
Dan Lain-Lain... Dia hanya bisa meniru apa yg sudah berjalan atau ingin berjalan... Manusia Copy Paste.
Orang yg tdk punya konsep jika ditanya pasti jawabnya plitat-plitut karna berfikir apa yg harus dikatakan sebagai alasan...
Beginikah sosok presiden Indonesia selanjutnya??
Negara yg kaya akan hasil tambang
Negara yg pernah berjaya dibidang pertanian...
Semoga saja tidak!!
bukan dia yg jadi presiden Indonesia selanjutnya
***
Indra Js
Sesi 2, head to head Prabowo Vs Jokowi : (Maaf sesi 2 Prabowo yang menang sepertinya)
Prabowo bicara konsep besar pembangunan ekonomi bahwa dasar ekonomi kerakyatan adalah ekonomi untuk rakyat dan melindungi rakyat. Untuk itu kedaulatan ekonomi rakyat harus di tegakkan, Prabowo tidak alergi dengan investasi asing tapi tidak boleh asing berinvestasi kalau hanya untuk memberikan kekayaan pada diri mereka sendiri. Kedua, alokasi anggaran untuk program program kerakyatan harus diperbesar contoh program pemberdayaan ekonomi yang dimasa SBY hanya 5 T, dan bisa menghidupi sekian juta orang. Bayangkan jika dinaikkan 4 kali lipatnya. Anggaran desa 1 M pertahun, dan uang kita cukup. Dan konsep besar lainnya.
Jokowi bicara tentang bagaimana ngurus PKL, Membuat pasar tradisional...wis pokoknya teknis sekali. Yang lain hampir sama dengan sebelumnya.
Monggo pilih presiden seperti apa.... Btw ini ukuran nasional loh, dan nanti akan berinteraksi dengan dunia internasional loh. Ayolah yang logis...
***
Marwan Greenpress
Jokowi terlihat ragu ketika menjawab pertanyaan Prabowo soal renegosiasi kontrak karya asing yg merugikan kepentingan nasional kita, Jokowi malah ngeles, belum baca kontrak karya perusahaan asing, padahal sudah ramai diberitakan media dlm sebulan terakhir ini, terkait kontrak karya PT Freeport telah diperpanjang lagi, dari seharusnya berakhir pada 2021, menjadi lebih panjang lagi, yakni tahun 2041. Sepertinya Jokowi takut bakal nggak dpt restu dari Paman Sam kalau mempersoalkan isu aktual seperti kontrak karya Freeport. Keraguan Jokowi soal renegosiasi kontrak karya perusaahan asing seakan menegaskan kalau kebijakan Jokowi tdk akan berbeda jauh ibu Megawati, termasuk SBY dlm soal investasi asing di Indonesia
***
Abdul Wahid
Dua hal yg tdk konsisten pd jkw: "menghormati kontrak" tp nyatanya menyalahi kontrak 5 tahun memimpin jakarta; "anggaran ada... anggaran ada..." tp nanya ke Prabowo ttg defisit anggaran...
***
Heri Purnomo
Kalau kita mencermati debat calon presiden tadi, jelas terlihat bahwa jokowi mengajak masyarakat untuk memilih TIM yang dibelakang jokowi, bukan memilih jokowi... karena semua ide, visi dan misi yang disampaikan jokowi adalah ide, visi dan misi mereka... bila jokowi yang terpilih sebagai presiden, sesungguhnya mereka lah the real president.. mereka presiden sebenarnya... masyarakat Indonesia harus tahu siapa TIM yang berada dibelakang jokowi...
wajar bila ada yang mengatakan jokowi itu capres boneka, karena jangankan ide, visi dan misi, bahkan gestur dan cara berbicara jokowi pun mereka yg atur...
mau dibawa kemana negeri bila presidennya nanti keputusan dan kebijakannya adalah keputusan dan kebijakan orang lain????
***
Ridho Hamka
Pingin update status tentang debat tadi.....
Ibarat pertandingan Belanda Vs Spanyol kemarin yg berakhir 5:1
Dimana Prabowo ibarat tim Belanda yg menguasai jalannya pertandingan.
Bahkan ketika Prabowo terdesak skalipun, dia bisa menciptakan situasi yg menguntungkan dirinya. Yg membuat masyarakat menilai dirinya sebagai seorang yg berjiwa besar dan menghargai lawannya.
Minggu, 15 Juni 2014
*KENAPA PRABOWO ???
1. Prabowo Tegas.
2. Prabowo Bukan Capres Boneka.
3. Prabowo Bukan Petugas Partai, Tapi Seorang Leader.
4. Prabowo Cerdas (IQnya 152, Mendekati Einstein/Habibie)
5. Prabowo Setia, Tak Pernah Langgar Perjanjian Batutulis.
6. Prabowo Tidak Munafik.
7. Prabowo Berkarakter.
8. Prabowo Militer, Selama Presiden Dari Militer, NKRI Tetap Terjaga. (Megawati -> Sipadan dan Ligitan Diambil Malaysia, Habibie -> Timtim Lepas)
9. Prabowo Anak Menteri Keuangan Soekarno dan Cucu Pendiri Bank BNI, Asal Usul Jelas.
10. Prabowo Berhasil Menjadikan Kopassus Sebagai Pasukan Elite Dunia.
11. Prabowo Ketua HKTI, Peduli Petani Dan Rakyat Kecil.
12. Prabowo Satu-Satunya Capres Yang Berani Kontrak Politik Dengan Buruh.
13. Prabowo Ketua APPSI, Peduli Pedagang Pasar Tradisional.
14. Prabowo Ketua IPSI, Pencak Silat Indonesia Juara SEAGames, Prabowo Rela Rumahnya Dijadikan Tempat Latihan.
15. Prabowo Menguasai 4 Bahasa Asing (Inggris, Jerman, Prancis, Belanda)
16. Prabowo Sabar, Walaupun Difitnah Tak Pernah Membalas.
17. Prabowo Amanah.
18. Prabowo Didukung Tokoh Agama.
19. Prabowo Berhasil Menyelamatkan TKI dari Hukuman Mati Padahal Bukan Pejabat Pemerintahan.
20. Prabowo Ketua Dewan Pembina Gerindra, Ridwan Kamil (Walikota Bandung/Kader Gerindra) Sebagai Walikota Terbaik Dunia.
21. Prabowo Blusukan Ke Puncak Dunia (Mount Everest) Untuk Kibarkan Merah Putih.
22. Prabowo Blusukan Hampir Ke Semua Wilayah Tanah Air Sebagai Prajurit.
23. Prabowo Blusukan Bebaskan Sandera dari OPM, dari Mission Imposible (kata Delta Force AS) menjadi Mission Completed dengan Baik.
24. Prabowo Blusukan Tak Pernah Minta Diliput Media.
25. PRABOWO TIDAK PERNAH NGEMIS UANG RAKYAT UNTUK KAMPANYE, Justru Memberi Bantuan Pada Anak Yatim.
26. Prabowo Tidak Mencla Mencle.
27. Prabowo Berwibawa Dan Disegani Dunia Internasional.
28. Prabowo Satu-Satunya Capres Yang Berhasil Menemukan Kebocoran Kekayaan RI sebesar Rp.1.160 triliun per tahun.
Teruskan ke sahabat bb yg lain demi IndONEsia yg bermartabat...
Go action !!!
- Prabowo Subianto
- Letnan Jenderal TNI H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo adalah seorang pengusaha, politisi, dan mantan perwira TNI Angkatan Darat. Ia menempuh pendidikan dan jenjang karier militer selama 28 tahun sebelum berkecimpung dalam bisnis dan politik. Wikipedia
- Lahir: 17 Oktober 1951 (62 tahun), Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
- Pasangan: Siti Hediati Hariyadi (m. 1983)
Langganan:
Postingan (Atom)



