Bioskin Indonesi

Bioskin Indonesi
Pelangsing Ampuh, Turun Berat Badan, Diet, Herbal Slim Fruta,

Jumat, 27 Desember 2013

BOLEHKAH MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL?

Sahabatku,
Para Ulama berbeda pendapat dlm hal ini, ada yg mengharamkan & ada yg memperbolehkan.

Fatwa MUI 1981 mengharamkan mengikuti uparaca Natal bersama, bukan mengharamkan mengucapkan Slmt Natal.

Perbedaan pendapat Ulama tsb terjadi krn dalil2 yg saling berbeda antara dalil yg dipahami sbg larangan, dgn dalil yg dipahami sbg kebolehan.

Mufti/Imam Besar Al Azhar Kairo setiap thn mengucapkan Slmt Natal kpd warga Mesir yg Kristen.

Imam Khomeini setiap thn jg mengucapkan Slmt Natal & berkunjung ke tetangga2nya yg beragama Kristen.

Ulama besar Mesir DR.Yusuf Qardhawi jg memperbolehkan mengucapkan Slmt Natal.

Ucapan Slmt Natal bahkan diabadikan dlm Qur'an, surah Maryam:33: "Wassalaamu ‘alayyaa yauma wulittu wa yauma amuutu wa yauma ub’atsu hayyaa:”
(Berkata Isa putra Maryam) Dan kesejahteraan smg dilimpahkan kpdku, pd hari aku dilahirkan, pd hari aku meninggal & pd hari aku dibangkitkan hidup kembali."
(QS.19:33)

Dlm kaedah fiqih,jk ada beda pendapat Ulama, kt boleh memilih salah satunya yg paling sesuai dgn hati nurani kita.

Bg Anda yg sepakat dgn pendpt Ulama yg mengharamkan spt, Ibn Taimiyah, Ibn Qayim Al Jauzi, Syeikh Ibn Baaz, Syeikh Ibnu Utsaimin, mk JANGAN MEMBERIKAN UCAPAN SELAMAT NATAL.

Namun bg anda yg sepakat dgn  Ulama yg membolehkan spt Yusuf Qardhawi, Mufti Mesir Syaikh Ali Jum’ah, Mufti al-Quds Palestina Syaikh Ikrimah Shabri, Amru Khalid, Hamzah Yusuf, Ayatullah Khomeini, Quraish Shihab, Hasyim Muzadi, Said Agil Siraj, Din Syamsuddin, Syafi’i Maarif dll, mk ucapkanlah Slmt Natal. "Marilah kita rayakan Natal dan Tahun baru, dan hari libur lainnya' dalam damai dan kebersamaan ({})

Tidak ada komentar:

Posting Komentar