ISTRI -ISTRI AKHIR ZAMAN
“Inilah yang terjadi pada istri-istri pada akhir zaman ini.
📚 Ketika mereka berada dirumahnya :
•Dihadapan suaminya mereka berpakaian seadanya
•Rambut acak-acakan dan aroma badannya pun
dibiarkan tak sedap
•Kalo bicara dengan suara keras dan tinggi.
📖 Tetapi ketika keluar dari rumahnya :
•Didepan khalayak ramai bahkan didepan laki-laki lain
mereka memakai pakaian-pakaian yang bagus
•Berdandan cantik dan memakai parfum
•Kalo bicara dengan suara yang dilemah lembutkan.
•Mereka bebas keluar dari rumahnya tanpa ada
keberanian dari sang suami untuk menegur tetapi
kebalikanya ketika suami terlambat pulang sedikit saja
langsung dibentak dan dinterogasi.
Wahai saudariku…
Inilah kenyataan yang terjadi pada rumah tangga kaum muslimin. Dimana yang memegang kendali dalam rumah tangga adalah ISTRI. Bahkan terkadang suaminya adalah seorang yang abid (Ahli 'Ibadah), tapi dia telah membiarkan istrinya durhaka terhadapnya dengan tidak memberikan pendidikan terhadap istri-istrinya.
Dalam hadits Nabi Rasullullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda :
“Sebaik-baik istri yaitu yang menyenangkanmu ketika kamu lihat, taat kepadamu ketika kamu suruh, menjaga dirinya dan hartamu ketika kamu pergi.“
(HR.Thabarani)
Siapakah wanita yang paling baik…?
Jawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci.”
(HR. An-Nasai dan Ahmad)
Abdullah bin Abbas radhiallahuanhu,berkata :
“Sesungguhnya aku selalu berhias untuk istriku seperti berhiasnya dirinya untukku.”
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammadin Wa ‘Ala Ali Sayyidina Muhammad.
KEUTAMAAN_WANITA
1. Doa seorang isteri yg taat memiliki kekuatan 70 wali
2. Isteri yg membuatkan minum suami tanpa diminta, pahalanya 3x khatam Qur'an.
3. Masakan isteri yg dilakukan secara sunah dan dimakan suami beserta keluarga pahalanya semua untuk isteri dan do'a suami yg memakan masakannya menjadi do'a yg diijabah.
4. Isteri yg membangunkan suami untuk sholat atau mengingatkan sholat berjamaah di masjid pahalanya 27+1
5. Isteri yg kelelahan bangun malam karena anaknya minta susu sama dengan pahala 70x haji mabrur
6. Seorang ibu yg menyusui setiap tetes susunya senilai 200x sholat khusyu dan doanya di ijabah' (fadilah wanita)
7. Burung di udara dan malaikat dilangit akan selalu memintakan ampunan kepada Allah selama Isteri dalam keridhoan suami.
8. Bila seorang suami pulang dengan gelisah dan isteri menghiburnya maka isteri mendapatkan 10 pahala jihad.
9. Bila seorang wanita hamil sholatnya dua rekaat adalah lebih baik dari 80 rakaat sholat wanita yg tidak hamil.
10. Bila seorang wanita hamil akan mendapatkan pahala 70 tahun sholat dan 70 tahun puasa.
11. Wanita yg mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari memintakan ampun baginya dan Allah SWT mengangkat derajatnya 1000 tingkat.
12. Wanita yg menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui maka malaikat dilangit akan mengabarkan berita bahwa SURGA wajib bagi nya".
13. Apabila sorang wanita kedatangan haid maka haidnya akan menghapus dosa2nya.
14. Apabila ia membaca pada hari pertama keluar haid :
الحمدلِلّٰهِ على كل حال وأستغفر ﷲ من كل ذنب
"Alhamdulilahi ala kullu halin wa astagfirullaha min kulli zanbi" Maka Allah Swt akan membebaskannya dr jahanam, shirat & adzab.
15. Setiap hari dari haidnya, Allah tinggikan dia dgn pahala 40 orang mati syahid apabila ia berdzikir.
SUBHANALLAAH... betapa sayangnya Allah SWT terhadap kaum wanita.
Dan semoga kita mendapat pasangan hidup yang soleh dan solehah #Amin_Yaa_Robbal_Aalamin
Jika ada orang yang menerima dan mengamalkannya,mengajarkan pada orang lain, anda akan menimba pahala sebagai ilmu yang bermanfaat.
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وبارك وسلم.
Semoga mendapatkan istri solihah semua sahabat.
Dan yg perempuan bisa menjadi wanita yg solihah dan istri yg baik buat suaminya.
Sobat sekarang anda memiliki dua pilihan ,
1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini
2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebookmu , insyallah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu. Aamiin..
Kumpulan Broadcast | Kumpulan BC | Numpang BC | Kumpulan SMS | Comunitas Online Shop | Tukar PIN BB | Add PIN BB | Invite PIN BB | Kumpulan Iklan | Kumpulan Broadcast BBM | Numpang BC BBM | Kumpulan Cerita Lucu | Kumpulan Cerita Inspiratif | BC Cerita Lucu | BC Iklan | Lowongan Kerja
Tampilkan postingan dengan label Ceramah Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ceramah Islam. Tampilkan semua postingan
Rabu, 18 Juli 2018
Sabtu, 12 Agustus 2017
CARA MANDI RASULULLAH SAW
Yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah.
1. Bermula dari segayung, siram di telapak kaki
2. Segayung di betis
3. Segayung di paha
4. Segayung di perut
5. Segayung di bahu
6. Berhentilah sejenak sekitar 5 menit.
●Kita akan merasakan seperti uap/angin yang keluar dari ubun-ubun bahkan meremang, setelah itu lanjutkan dengan mandi seperti biasa.
●Hikmahnya :
Seperti pada gelas yang diisi air panas kemudian kita isi
dengan air sejuk. Apa yang terjadi?
Gelas akan retak !!!
●Jika terjadi di tubuh kita.... apa yang akan terjadi ?
Suhu tubuh kita yang cenderung panas di campur dengan air sejuk, maka
yang terjadi jika kita mandi langsung menyiram pada
badan atau kepala, angin yang harusnya keluar, jadi
terperangkap atau kadang membawa maut karena
pecahnya pembuluh darah.
●Oleh karena itu kita sering menjumpai orang jatuh di dalam
bilik mandi secara tiba-tiba kena 'stroke'.
Boleh jadi kita sering
masuk angin karena cara mandi kita yang salah. Boleh
jadi kita sering migrain karena cara mandi yang salah juga.
●Cara mandi ini baik bagi semua umur
terutama yang mempunyai sakit diabetes, darah tinggi, kolesterol dan migrain/sakit kepala sebelah.
Insya Allah...
{Silahkan di share, suatu pengetahuan yang sangat bermanfaat. Ganjarannya
akan tetap mengalir walau kita sudah berada di Alam Barzah.
Aamiin Ya Robbal Alamiin.
#salam_sehat#
Rabu, 09 Agustus 2017
TAHUKAH KITA?
Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur'an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan..
taukah anda....?
bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita.
taukah anda.....?
di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.
taukah anda.....?
menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen
taukah anda......?
bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat.
taukah anda......?
bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.
taukah anda......?
di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat?
Nabi Muhammad saw bersabda: "sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ia ruku' atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut".
wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah... dan tahanlah lebih lama ruku' dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu.
taukah anda.......?
diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya itu semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur..
sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur.
taukah anda.......?
ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut.
taukah anda.......?
bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita.
Silahkan SHARE ! semoga bermanfaat & Semoga menjadi amal Jariyah kepada yang membagikan. Aamiin Allahuma Aamiin
Senin, 07 Agustus 2017
Belajar Memaafkan
Oleh Muhbib Abdul Wahab
"Tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar, dan juga tidak dianugerahkan melainkan kepada orang yang mempunyai keberuntungan yang besar." (QS. Fushshilat [41]: 34-35)
Salah satu cara menolak kejahatan adalah memberi maaf kepada orang yang berbuat salah. Memberi maaf merupakan ajaran Islam yang sangat mulia.
Memberi maaf termasuk kebaikan hati yang dapat menghindarkan diri dari permusuhan dan dendam yang tidak pernah padam.
Menurut Ibn Al-Qayyim, hakikat memberi maaf adalah menggugurkan hak untuk membalas dendam atau melawan karena kemurahan hati yang bersangkutan, meskipun ia dapat melampiaskan dendam dan permusuhannya.
Jadi, pemaaf adalah orang yang tidak mengambil haknya untuk menyakiti, mencaci maki, memusuhi orang lain yang telah menzhaliminya, meskipun ia sanggup melakukannya.
Orang yang bermurah hati seperti itulah yang dijanjikan oleh Allah SWT pahala (kebaikan dunia dan akhirat). "Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan serupa. Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya (menjadi tanggungan) Allah. Sungguh Dia tidak menyukai orang-orang yang zhalim." (QS.. Asy-Syura [42]: 40).
Memaafkan adalah puncak kemuliaan hati orang yang disakiti atau dizhalimi. Dalam sejarah Islam, pemberian maaf (pengampunan) tidak hanya menarik simpati musuh-musuh Islam untuk memeluk Islam, tetapi juga menunjukkan betapa keluruhan Islam dibangun atas fondasi kemanusiaan yang kokoh: persaudaraan, persatuan, perdamaian, dan toleransi.
Musthafa as-Siba'i, dalam bukunya, Min Rawa'i Hadharatina (Di antara Pesona Peradaban Kita), menyatakan memberi maaf adalah kata kunci rekonsiliasi dan sinergi potensi umat manusia.
Ingatlah bagaimana Nabi Muhammad SAW memperlakukan orang-orang kafir Quraisy yang dalam kondisi kalah dan bersalah saat terjadi fathu Makkah (pembebasan kota Mekkah).
Beliau bertanya kepada mereka: "Apakah kalian mengira bahwa aku akan melakukan balas dendam terhadap kalian?" Mereka menjawab: "(Kami berharap engkau) berbuat yang terbaik untuk kami, wahai saudaraku." Nabi SAW pun memberi pengampunan massal: "Pergilah kalian, kalian semua itu bebas (tidak ada yang dihukum)!"
Memberi maaf itu tidak selalu mudah karena kadar kesalahan orang lain terhadap kita ada yang besar (sulit dimaafkan) dan ada yang kecil.
Prinsip utama bagi yang bersalah, terutama kepada sesama, adalah meminta maaf dan sekaligus mengembalikan hak-hak yang pernah diambilnya secara tidak halal kepada yang berhak. Sedangkan kewajiban sebagai Muslim adalah memberi maaf kepada orang pernah bersalah kepadanya.
"Allah tidak menambah seorang hamba karena mau memberi maaf melainkan kemuliaan; dan tidaklah seseorang yang bersikap rendah hati di hadapan Allah melainkan akan diangkat oleh Allah derajatnya." (HR.. Abu Daud).
Memberi maaf juga termasuk sifat orang bertaqwa (QS.. Ali Imran [3]: 133), dan sekaligus merupakan manifestasi dari sikap meneladani sifat Allah yang Maha Penerima taubat, Pemaaf, dan Pengampun.
Belajar memaafkan kesalahan orang lain sejatinya merupakan manifestasi dari seni menikmati hidup bahagia. Alangkah menderita dan tersiksanya, jika seseorang terus-menerus menyimpan rasa dendam kepada orang lain.
Alangkah sengsaranya jika hati diberati rasa emosi dan amarah yang tidak berkesudahan. Belajar memaafkan jauh lebih mulia daripada menunggu orang lain meminta maaf kepada kita. Karena itu, hidup ini akan lebih indah jika ungkapan tiada maaf bagimu diubah menjadi aku sudah maafkan semuanya.
Memaafkan bukan berarti menafikan penegakan hukum dan keadilan, melainkan mengedepankan moral kemanusiaan. Mereka yang terbukti bersalah secara hukum harus ditindak tegas.
Jika hukuman sudah dijalani dan yang bersangkutan sudah menyadari kesalahannya, maka dosa sosial dan moralnya perlu dimaafkan. Jadi, kita semua perlu terus belajar menjadi arif, agar kita tidak mudah terjebak dalam kemarahan permanen.
Ramadhan merupakan bulan penuh permaafan. Karena itu, Ramadhan kali ini harus dijadikan sebagai momentum pemaafan bagi sesama demi terciptanya kedamaian dan keharmonisan sosial.
Selasa, 04 April 2017
🌹 DENGAN DOA, KEMUSTAHILAN TEREALISASI🌹
oleh : Fariq Gasim Anuz
Ustadzah Nada Al Rasyid menceritakan kisah nyata berikut ini, " Salah seorang ibu guru berkata, " Saat saya mengajar di kelas satu smp, jika adzan dikumandangkan maka saya berhenti sejenak dan mengajak murid-murid untuk menjawab adzan serta menganjurkan mereka berdoa sebentar karena doa antara adzan dan iqomah merupakan doa yang mustajab. Saya perhatikan salah satu siswi berdoa dengan khusyu dan lebih lama dari teman-temannya.
Ketika saya mengoreksi buku latihannya, saya panggil siswi tersebut dan saya katakan, "Saya kagum dengan kebiasaanmu berdoa dengan khusyu dan lebih lama dari teman-temanmu, masya Allah. Ia berkata, " Sejak saya di kelas lima sd saya tahu keutamaan doa antara adzan dan iqomat, sejak itu saya rajin berdoa antara adzan dan iqomat. Ada sebuah doa yang sering saya ulang-ulang".
Saya bertanya penasaran, "Doa apakah itu?". Ia menjawab, " Saya anak tunggal, umur saya 13 tahun. Saya iri ketika mendengar teman-temanku memiliki adik perempuan. Saya berdoa agar Allah mengaruniakan untukku adik perempuan. Tapi ketika ibuku tahu doaku, beliau memintaku untuk berdoa memohon anak laki-laki. Akhirnya saya berdoa agar Allah mengaruniakan ibuku dengan anak laki-laki sesuai dengan keinginannya, saya juga berdoa agar Allah mengaruniakan ibuku dengan anak perempuan untuk menemaniku dan saya berdoa juga agar Allah mengaruniakan ibuku dengan anak laki-laki lagi agar saudara laki-lakiku tidak sendirian seperti keadaanku sekarang".
Saya terharu mendengarkan isi doanya sambil berkata, "Semoga Allah mengabulkan doamu". Saya berikan buku latihannya dan lupa dengan kejadian ini. Dua tahun kemudian, siswi yang saya ceritakan tadi menghampiri saya dan mengatakan, " Ibu guru! Ada berita gembira! Semalam ibuku melahirkan anak kembar tiga, dua bayi laki-laki dan seorang bayi perempuan!" Saya bertasbih dan memuji Allah serta mengucapkan selamat kepada siswi tersebut. Saya tidak melupakan kejadian tersebut dan mengambil pelajaran yang berharga atas semangatnya berdoa dengan terus menerus tanpa putus asa dan atas persangkaan baiknya kepada Allah".
Penyusun teringat dengan ucapan Umar bin Khaththab radhiallahu anhu, " Saya tidak memikirkan bagaimana doa saya dikabul, tapi yang saya pikirkan bagaimana saya bisa berdoa. Karena jika seorang hamba berdoa maka otomatis doa tersebut akan dikabul oleh Allah".
Allah berfirman yang artinya,
" Dan Rabb kalian berfirman, "Berdoalah kalian kepada Ku, niscaya akan Aku kabulkan untuk kalian " (Surat Ghaafir 60)
Yang dimaksud memikirkan bagaimana bisa berdoa adalah dengan memperhatikan sebab-sebab dikabulkannya doa dan menghindari penghalang-penghalang dikabulkannya doa. Diantara penyebab dikabulkannya doa adalah sumber penghasilan yang halal, dia yakin dan bersangka baik kepada Allah, dan berdoa di waktu-waktu yang mustajab seperti antara adzan dan iqomat, di sore hari Jumat antara asar dan maghrib, di sepertiga malam terakhir dan lainnya.
Semoga Allah mengaruniakan kepada kita semua rezeki yang halal, baik dan barakah. Semoga Allah memberi taufik dan menjadikan kita semua sebagai hamba-hamba Nya yang rendah hati, tidak sombong dan selalu banyak berdoa kepada Nya, amin.
Dengan ridha, hidup terasa indah…
Dengan senyuman, segala masalah terasa ringan…
Dengan istighfar, segala kebutuhan terpenuhi…
Dengan doa, kemustahilan terealisasi…
🌻🌻🌻🌻🌻
(Dari Buku "Mengasah Hati"
Oleh: Fariq Gasim Anuz
Penerbit: Ajib Publishing, Jakarta)
Waktu Terus Bergulir
Waktu kan terus bergulir.
Lisan senantiasa kan berdzikir.
Tangan kan terus mengukir.
Otak kan terus berpikir.
Dan perjalanan manusia tak lain kan menuju hari akhir.
Hasan Al Banna menasihati kita,
"Waktu adalah kehidupan, menyia-nyiakan waktu berarti menyia-nyiakan kehidupan."
Manusia itu seperti pensil.
Setiap saat ia dimakan oleh rautan umur agar dapat menulis dengan ketajaman hikmah.
Hingga tiba saatnya pensil itu habis, dan hanya tersisa tulisan amalnya yang ada.
Waktu kita sangatlah sedikit.
Di dunia yang sangat sempit.
Waktu hidup kita sangatlah singkat.
Maka hati-hatilah dari berbuat maksiat.
Usia kita tak bisa terukur.
Tak pernah tau kapan saatnya tersungkur di dalam kubur.
Dan bila telah tiba masa.
Sampailah kita di alam baka.
Bukan harta benda yang kita bawa.
Amal dan kebaikan yang kan temani perjalanan kita.
Namun hanya amal kebaikan yang bisa turut serta.
Jauhkan hati dari cinta dunia yang fana.
Tuk bersegera dekatkan diri dengan kebersamaan dengan-Nya.
Tetap semangat meski perjalanan ini terasa berat.
Semoga kelak bernilai di akhirat.
Aamiiin Yaa Rabbalalamiin
Mengapa Membaca Al-Qur'an itu Pen'ting ?
Karena menurut survey yang dilakukan oleh dr. Al-Qodhi
di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan ayat suci al-Qur'an baik bagi yg mengerti bahasa Arab atau tidak, ternyata memberikan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Termasuk salah satunya menangkal berbagai macam penyakit.
Hal ini dikuatkan lagi oleh Penemuan Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston.
Lalu, mengapa di dalam Islam, ketika kita mengaji disarankan untuk bersuara ? Minimal untuk diri sendiri alias terdengar oleh telinga kita.
Berikut penjelasan logisnya :
Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini akan menimbulkan potensi penyakit di berbagai bagian tubuh...
Nah... Sel-sel yang rusak ini harus digetarkan kembali untuk mengembalikan keseimbangannya.
Hal tersebut artinya harus dengan suara. Maka muncullah TERAPI SUARA yang ditemukan oleh dr. Alfred Tomatis, seorang dokter di Prancis.
Sementara dr. Al-Qodhi menemukan, bahwa
MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN BERSUARA, Memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak untuk mengembalikan keseimbangannya.
Penelitian berikutnya membuktikan Sel Kanker dapat hancur dengan menggunakan FREKUENSI SUARA saja.
Dan kembali terbukti bahwa, Membaca Al-Qur'an memiliki dampak hebat dalam proses penyembuhan penyakit sekaliber kanker.
Virus dan kuman berhenti bergetar saat dibacakan ayat suci Al-Qur'an, dan disaat yang sama , Sel-sel sehat menjadi aktif. Mengembalikan keseimbangan program yang terganggu tadi. _*Silahkan dilihat QS. Al-Isro' ayat 82.
Dan yang lebih menguatkan supaya diri ini semakin rajin dan giat membaca al-Qur'an adalah karena menurut survey :
SUARA YANG PALING MEMILIKI PENGARUH KUAT TERHADAP SEL-SEL TUBUH, ADALAH SUARA SI PEMILIK TUBUH ITU SENDIRI. _*Lihat QS. 7 ayat 55 dan QS. 17 ayat 10.
Mengapa Sholat berjama'ah lebih di anjurkan?.
Karena ada do'a yg dilantunkan dengan keras, sehingga terdengar oleh telinga, Dan ini bisa memgembalikan sistem yang seharian rusak.
Mengapa dalam Islam mendengarkan lagu hingar bingar tidak dianjurkan?.
Karena survey membuktikan, bahwa getaran suara hingar bingar MEMBUAT TUBUH TIDAK SEIMBANG.
Maka kesimpulannya adalah :
1. Bacalah Al-Qur'an di pagi hari dan malam hari sebelum tidur untuk mengembalikan sistem tubuh kembali normal.
2. Kurangi mendengarkan musik hingar bingar, ganti saja dengan murotal yang jelas-jelas memberikan efek menyembuhkan.
Siapa tau kita punya potensi terkena kanker, tapi karena rajin mendengarkan murotal, penyakit tersebut bisa hancur sebelum terdeteksi.
3. Benarkan baca al-Qur'an, karena efek suara kita sendirilah yang paling dasyat dalam penyembuhan.
Semoga bermanfaat
Tulisan bagus dari Dr Amir Faishol Fath:
Label:
agama Islam,
Ayat Suci,
Baca AlQuran,
Bantu BC,
Ceramah Islam,
Dakwah islam,
Khazanah Islam,
Kumpulan Broadcast,
Meneruskan Broadcast,
Mozaik Islam,
Ngaji,
Numpang Broadcast
Sabtu, 25 Maret 2017
DR. Zakir Naik Visit Indonesia 2017
Bagi teman - teman Non Muslim yang selama ini masih memiliki pertanyaan mengenai Islam, sekiranya berkenan hadir dalam acara DR. Zakir Naik Visit Indonesia 2017 di Bekasi, silakan isi formulir ini:
http://zakirnaikvisit.id/khusus (*undangan akan dikirim via pos)
Formulir ini khusus untuk non muslim yang ingin berpartisipasi dalam sesi Question and Answer..
Videonya di: https://www.facebook.com/DZATchannel/videos/1090486784389573/?hc_ref=PAGES_TIMELINE
Sebarkan ke yang lainnya, in syaa Allah bermanfaat..
Terimakasih
Rabu, 22 Maret 2017
Tetap Tenang Di-Ghibahi
Jika di-ghibahi, harusnya kita tenang dan tak perlu marah karena:
1) Dapat pahala tanpa beramal
Kita dapat pahala di hari kiamat dari yang meng-ghibahi
2) Kekurangan membuat kita dibicarakan apalagi kelebihan kita
3) Mengurangi dosa
Jika pahala peng-ghibah habis, maka dosa kita diberikan padanya
4) Ghibah hanya kata-kata saja, bukan pedang dan bukan pula sebuah pengaruh
Takkan berpengaruh pada baik-buruk kondisi kita, jadi tetaplah beramal dan jadi diri sendiri
5) Sebenarnya peng-ghibah lebih sengsara, jadi tenang saja
Rasa hasad membuat peng-ghibah menghabiskan waktunya memikirkan kita
Bisa jadi tidurnya tidak nyenyak, dada semakin sesak setiap mendengar kesuksesan kita
Dan masih banyak lagi
Itulah fungsi iman di hari kiamat
Keadilan takkan bisa didapatkan
Seadil-adilnya di dunia
Harus ada yang bersabar
Lalu menuai hasil di akhirat
Berikut hadits mengenai orang yang muflis (bangkrut) di hari kiamat. Banyak beramal, shalat, puasa dan senagainya
Tetapi lisan dan anggota badannya sering menganggu saudaranya
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :
“Muflis (orang yang pailit) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak).
Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya.
Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka”.
(HR. Muslim)
https://muslimafiyah.com/keuntungan-di-ghibahi.html
Penyusun: Raehanul Bahraen
Add Pاn BB muslimafiyah.com 5CDB322B
Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah
Senin, 20 Maret 2017
Wajib di baca.. Hiburan sambil belajar siapa tau ada yg lupa.. RAYUAN SEORANG AHLI TAJWID KEPADA ISTRINYA
Wajib di baca..
Hiburan sambil belajar siapa tau ada yg lupa..
RAYUAN SEORANG AHLI TAJWID KEPADA ISTRINYA
Dik, saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan Saktah...
hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar...
Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara idgham Bilaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada...
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar,
jelas dan terang...
Jika Mim Mati bertemu Ba disebut ikhfa Syafawi,
maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta...
Sejenak pandangan kita bertemu,
lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham Mutamaatsilain...
melebur jadi satu.
Cintaku padamu seperti Mad Lazim ...
Paling panjang di antara yang lainnya...
Setelah kau terima cintaku nanti,
hatiku rasanya seperti Qalqalah Kubro..
terpantul-pantul dengan keras...
Dan akhirnya setelah lama kita bersama,
cinta kita seperti Iqlab,
ditandai dengan dua hati yang menyatu..
Sayangku padamu seperti Mad Thobi'I dalam quran...
Buanyaaakkk beneerrrrr....
Semoga dalam hubungan,
kita ini kayak idgham Bilaghunnah ya,
cuma berdua, Lam dan Ro' ..
Layaknya Waqaf Mu'annaqah,
engkau hanya boleh berhenti di salah satunya, dia atau aku?
Meski perhatianku ga terlihat kaya Alif Lam Syamsiah,
cintaku padamu seperti Alif Lam Qomariah, terbaca jelas...
Dik, kau dan aku seperti Idghom Mutajanisain...
perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya...
Aku harap cinta kita seperti Waqaf Lazim,
terhenti sempurna di akhir hayat...
Sama halnya dgn Mad 'Aridh lissukun yg akan berhenti,
seperti itulah pandanganku ketika melihatmu...
Layaknya huruf Tafkhim,
namamu pun bercetak tebal di fikiranku
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja,
begitu juga aku yang hanya untukmu.
Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu
seperti Mad Arid lissukun ....
Hiburan sambil belajar siapa tau ada yg lupa..
RAYUAN SEORANG AHLI TAJWID KEPADA ISTRINYA
Dik, saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan Saktah...
hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar...
Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara idgham Bilaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada...
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar,
jelas dan terang...
Jika Mim Mati bertemu Ba disebut ikhfa Syafawi,
maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta...
Sejenak pandangan kita bertemu,
lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham Mutamaatsilain...
melebur jadi satu.
Cintaku padamu seperti Mad Lazim ...
Paling panjang di antara yang lainnya...
Setelah kau terima cintaku nanti,
hatiku rasanya seperti Qalqalah Kubro..
terpantul-pantul dengan keras...
Dan akhirnya setelah lama kita bersama,
cinta kita seperti Iqlab,
ditandai dengan dua hati yang menyatu..
Sayangku padamu seperti Mad Thobi'I dalam quran...
Buanyaaakkk beneerrrrr....
Semoga dalam hubungan,
kita ini kayak idgham Bilaghunnah ya,
cuma berdua, Lam dan Ro' ..
Layaknya Waqaf Mu'annaqah,
engkau hanya boleh berhenti di salah satunya, dia atau aku?
Meski perhatianku ga terlihat kaya Alif Lam Syamsiah,
cintaku padamu seperti Alif Lam Qomariah, terbaca jelas...
Dik, kau dan aku seperti Idghom Mutajanisain...
perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya...
Aku harap cinta kita seperti Waqaf Lazim,
terhenti sempurna di akhir hayat...
Sama halnya dgn Mad 'Aridh lissukun yg akan berhenti,
seperti itulah pandanganku ketika melihatmu...
Layaknya huruf Tafkhim,
namamu pun bercetak tebal di fikiranku
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja,
begitu juga aku yang hanya untukmu.
Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu
seperti Mad Arid lissukun ....
Jumat, 17 Maret 2017
REZEKI KURMA BUSUK
Kata Rasulullah saw, Abdul Rahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.
Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun memutar kepala berfikir, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin lagi supaya dapat masuk syurga lebih awal.
Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat r.hum tadi dengan harga kurma bagus.
Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdul Rahman bin Auf.
Sahabat gembira.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun gembira.
Semua happy!
Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdul Rahman bin Auf r.a gembira juga sebab...
jatuh miskin!
MasyaAllah..hebat.
Coba kalau kita?
Usaha goyang dikit, udah teriak tak tentu arah.
Abdul Rahman bin Auf r.a berasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.
Namun.. Subhanallah..Rencana Allah itu memang terbaik..
Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.
Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang bisa menyembuhkannya adalah KURMA BUSUK !
Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdul Rahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat harga kurma biasa.
Allahuakbar..
Jadi..yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?
ALLAH swt lah yang Memberi Rezeki.
Ibroh dari kisah ini sangat special buat kita, sebab ini membuat kiya harus YAKIN bahwa rezeki itu totally dari Allah.
Bukan hanya karna usaha kita itu sudah cukup bagus atau produk kita yang terbaik yang akan memberi kita omzet yang banyak.
Kadang-kadang, KEYAKINAN dalam hati kita itu yang belum cukup kuat dan bulat...
We plan,
but Allah has also planned everything for us.
So, If something goes wrong, it went wrong for a good reason.
Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua, yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita.
Selasa, 14 Maret 2017
Karangan Bunga Tidak Akan Menambah Apa-Apa
![]() | |||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ilustrasi |
Semoga bermanfaat
Ada seseorang yang kami kenal, sebagai seorang yg diberikan kedudukan yang tinggi di dunia ini dihadapan manusia. Beberapa waktu yg lalu, beliau rahimahullah wafat.
Masya Allah, selang satu jam tersiar berita duka, semua masyarakat bergerak. Tamu berdatangan ke rumah megahnya. Tidak sampai tiga jam, jalan raya disekitar rumah duka, penuh dengan karangan bunga yang tersurat dari rupa-rupa orang besar di negeri ini.
Jalanan ditutup untuk umum, dijaga oleh polisi militer. Patroli pengawal disiapkan, panitia pengurusan jenazah didatangkan khusus. Keluarga tidak mau pengurusan oleh jamaah masjid. Tak masalah.
Hingga selesailah jenazah dikafani, dan siap dishalatkan. Diluar rumah, orang ratusan sudah berjejalan, hadir! Maka diputuskan jenazah dishalatkan di masjid. Segera kami siapkan.
Masjid siap, jenazah sudah dihadapan imam, tapi....
..yang berbaris dibelakang imam baru sepuluh orang! Subhanallah, kami susul para pelayat diluar masjid,
"pak, bu, ayo ambil wudhu! Shalat jenazah mau dimulai! Ayo pak!!", kami menyeru.
Namun tamu-tamu elite dan sosialita ini berujar diluar dugaan, "ini susah buka sepatunya, dek!" atau "kami doakan saja, dek, dari sini", timpal ibu yang lain sambil bercermin ke kaca mobil.
Subhanallah, kami seru tetangga-tetangga kampung kami yang sama-sama hadir menyaksikan prosesi megah ini, "pak, bu, hayu! Cepet wudhu! Ayo pak, diminta keikhlasannya!!"
Bapak ibu tetangga kami ini hanya menggeleng, sambil tersenyum, "moal cep, ah... Isin! Seueur jalmi ageung!" (nggak dek, ah.. Malu! Banyak orang besar!). Kami terhenyak menyerah.
Akhirnya kami kembali ke dalam masjid, yang saat itu terhimpun sekitar 20 orang yang kemudian kami bagi menjadi tiga shaf. Jenazah pun dishalatkan.
Semoga Allah mengampuni beliau, menyayangi beliau, dan memasukan beliau ke dalam syurgaNya yg penuh kenikmatan.
Ibrah bagi yg hidup:
Berkawanlah dengan mereka yang pada waktunya, ikhlas menyahalatkan jenazah kita, bahkan walaupun harus menempuh jarak. Mereka yang ikhlas mau mendoakan ampunan Allah bagi kita ketika jasad ini sudah kaku. Berdekatanlah dengan mereka yang benar-benar menyayangi kita dunia-akhirat.
Karena karangan bunga tidak menambah apa-apa.
By Zulfikar Matin Effendi
*_MENGHITUNG DOSA_* (RIBA)
_Anda kagum pada orang yang punya rumah mewah..?_
_Anda takjub pada orang yang punya kantor megah..?_
_Jangan buru-buru kagum, terkesima, kesengsem atau takjub. Kenapa..?_
Pesan Rasulullah :
*_“Janganlah kalian takjub kepada seseorang yang memperoleh harta dari cara yang haram..”_* (HR Thabrani)
*_“Janganlah kalian takjub kepada seseorang yang memperoleh harta dari cara yang haram..”_* (HR Thabrani)
Mari kita hitung..!
Jika rumah yang dianggap mewah itu seharga Rp. 1 Milyar (padahal saat ini rumah 1 milyar sudah bukan kategori mewah lagi, apalagi ruko) Maka, berikut adalah itung-itungannya jika seseorang memperolehnya via KPR perbankan ribawi.
Jumlah utang pokok = Rp. 1.000.000.000
Tingkat suku bunga = 13%
Lama pinjaman = 15 tahun
Maka,
Angsuran per bulan (pakai rumus) = Rp. 12.652.422,-
Angsuran per bulan (pakai rumus) = Rp. 12.652.422,-
Total selama 180 bulan atau 15 tahun = Rp. 2.277.435.000,-
Artinya total bunga ribanya saja sebesar Rp 1.277.435.000,-
Mari kita hitung besar dosanya..!
Rasulullah bersabda,
*_“Satu dirham harta riba lebih besar dosanya daripada berzina 36x dengan pelacur..”_*
*_“Satu dirham harta riba lebih besar dosanya daripada berzina 36x dengan pelacur..”_*
Jika 1 dirham hari ini adalah Rp. 70.000, maka :
Rp. 1.277.435.000 : Rp. 70.000
= 18.249 dirham
Rp. 1.277.435.000 : Rp. 70.000
= 18.249 dirham
Jika 1 dirham riba = 36x zina, maka :
18.249 dirham x 36 zina = 656.966 zina.
18.249 dirham x 36 zina = 656.966 zina.
*_Jika 15 tahun itu ada 5.475 hari, maka :_*
*_656.966 zina : 5475 hari = 119 zina per hari._*
”Berapa..?”
”119x berzina setiap hari..!”
”Apa..?”
”119x berzina setiap hari..!”
”Dengan siapa..?”
”Dengan ibumu..!”
”Ngapain..?”
”Berzina..!”
”119x berzina setiap hari..!”
”Apa..?”
”119x berzina setiap hari..!”
”Dengan siapa..?”
”Dengan ibumu..!”
”Ngapain..?”
”Berzina..!”
*_“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang menyerahkan riba (nasabah), pencatat riba (sekretaris) dan dua orang saksinya.”_* Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”(HR. Muslim no. 1598)
*_“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.”_* (HR. Ahmad dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih mengatakan bahwa hadits ini shahih)
*_“Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.”_* (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi )
Rabu, 08 Maret 2017
SYAFA'AT AL QUR'AN DI DALAM QUBUR
Merinding bacanya... Semoga kita termasuk di dalam golongan orang ini...aamiin !!!
Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur.
- Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).
Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.
-Setelah dikuburkan dan orang - orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.
Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”
Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.
-Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”
-Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)
Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.
Yaa Allah… terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya.
Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah Subhana wa Ta'ala Aamiin..
Oleh: Prof.DR. Ahmad Sathori Ismail.
"Sayang kalau dibaca sendiri... Ayo berbagi dan sebarkan
Selasa, 07 Maret 2017
Misionaris Kristen, Miller : Mencari Kesalahan Al Quran, Berakhir Seperti Ini…
Kisah Dr. Gary Miller (Misionaris Kristen), Sang Penantang Al Quran : “Melakukan Riset Panjang Untuk Mencari Kesalahan Al Qur’an !”
Gary Miller, adalah seorang ilmuwan matematika asal Kanada.
Selain menjadi anggota dewan ahli di universitas, Miller juga aktif sebagai misionaris Kristen. Miller adalah ilmuwan yang sangat meminati bidang logika dan hal-hal logis.
Pada awalnya, dia berpikir bahwa Al-Qur’an yang turun 14 abad yang lalu itu hanya membahas berbagai masalah di masa lalu.
Namun seiring dengan menguatnya arus Islam di Barat, Miller pun terdorong untuk mempelajari Al-Quran lebih mendalam dengan tujuan mencari celah-celah kesalahannya, sekaligus membuktikan ketidakotentikan kitab suci umat Muslim itu.
Miller mengatakan, “Mulai hari itu, saya membaca Al-Quran untuk mencari celah-celah kesalahan kitab ini. Melalui usaha ini, saya berharap dapat mengangkat derajat pemeluk agama Kristen di hadapan ummat Islam.”
Dikatakannya pula, “Karena Al-Quran diturunkan 14 Abad yang lalu di padang pasir, saya berpikir bahwa kitab ini sangat terbelakang serta dipenuhi dengan kekurangan. Namun semakin saya membaca Al-Quran, saya malah semakin menemukan kebenaran yang membuat saya terkesima. Saya menyadari bahwa Al-Quran ternyata membahas berbagai masalah yang sama sekali tak ditemukan di kitab samawi lainnya.
Kitab ini membuat saya semakin penasaran untuk mempelajari lebih mendalam lagi. Ketika membaca sura An-Nisa’, ayat 82, saya sangat terkejut. Ayat tersebut menyebutkan; “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran ? Kalau kiranya Al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.”
Tentunya, hal yang dialami oleh cendekiawan asal Kanada ini bukanlah yang pertama kali terjadi bagi seorang non-muslim. Al-Quran adalah samudera yang tak ada batasnya dan mengandung mutiara ilmu yang tak ada habis-habisnya untuk digali.
Sejak 14 abad lalu, para pemikir dan cendikiawan dalam berbagai bidang mengarungi lautan ilmu yang tertuang dalam kitab ini. Namun sedemikian luas dan dalamnya samudera Al Quran, membuat mereka belum mampu menemukan tepi atau akhir dari lautan ilmu ini.
Oleh karena itu, mereka hanya bisa pasrah sambil memuji keagungan dan kebesaran Allah Swt. Al-Quran dalam surat Furqon ayat 1 menyebutkan, : “Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al-Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.”
Sebagai seorang ilmuwan, Dr. Gary Miller memahami bahwa mengenali dan membandingkan berbagai pendapat adalah salah satu metode ilmiah dalam rangka membuktikan kebenaran. Dia juga mengatakan, “Al-Quran dengan ayat-ayat yang sangat lugas mengajak manusia untuk berpikir. Di dunia ini, tak ada seorang penulis pun yang menulis sebuah buku, kemudian dengan penuh keyakinan meminta semua pihak untuk membuktikan kesalahan-kesalahannya.”
Miller juga mengatakan, “Di saat mempelajari Al-Quran, saya menanti ayat yang menyinggung peristiwa-peristiwa yang dialami oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, seperti wafatnya Sayidah Khadijah atau kehidupan anak-anaknya. Namun, saya malah dikejutkan oleh surat yang bernama Maryam. Sedangkan dalam kitab Injil dan Taurat, tak ada satupun surat khusus dengan nama Maryam. Selain itu, Al-Quran menyebut nama Isa Al-Masih sebanyak 25 kali, sedangkan kitab ini hanya menyebut nama Rasulullah Muhammmad Shallallahu ‘alaihi wasallam sebanyak 5 kali. Bahkan, tak ada surat yang menyebutkan nama putri atau istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.”
Namun, cendekiawan Barat ini masih belum mantap dengan apa yang didapatkannya. Ia pun kembali melanjutkan mencari kesalahan-kesalahan Al-Quran. Kali ini, ia dikejutkan oleh ayat lainnya, yaitu Surat Al Anbiya ayat 30, yang berbunyi : “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasannya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup…”
Miller berkata, “Ayat ini menyinggung masalah ilmiah yang penemunya mendapatkan penghargaan Nobel pada tahun 1973. Ayat ini menjelaskan teori “Big Bang” yang menghasilkan penciptaan dunia, langit, dan bintang-bintang.”
Miller melanjutkan, “Bagian akhir ayat tersebut menyebutkan bahwa air adalah sumber kehidupan. Ini merupakan salah satu keajaiban penciptaan alam yang baru dipahami oleh sains modern. Ilmuwan modern membuktikan bahwa sel hidup terbentuk dari sitoplasma atau zat separuh cairan lekat, sedangkan bagian inti sitoplasma bersumber dari air. Dengan mempelajari ayat ini, saya sama sekali tidak lagi mempercayai klaim-klaim bohong yang menyebut Al-Quran sebagai buatan Muhammmad Shallallahu ‘alaihi wasallam semata. Bagaimana mungkin Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang tak bisa menulis dan membaca sebelum diturunkannya Al-Quran, 1400 tahun yang lalu, tiba-tiba dapat berbicara soal materi dan gas yang membentuk dunia?”
Akhirnya, riset panjang ini menyebabkan Dr. Gary Miller tunduk menerima Islam sebagai agama yang benar. Dia kini aktif menulis berbagai makalah terkait mukjizat-mukjizat sains yang tercantum dalam Al-Quran. Di antara karya-karya Miller berjudul “Al-Qur’an Yang Menakjubkan”, “Perbedaan Al-Quran dan Kitab Injil”, dan “Pandangan Islam tentang Metode-Metode Pemberian Kabar Gembira”.
Di samping berbicara mengenai mukjizat dan keagungan Al-Quran, Dr. Gary Miller juga membahas masalah lainnya. Dia mengatakan, “Di antara mukjizat Al Quran adalah menyampaikan ancaman-ancaman untuk manusia di masa mendatang yang tak bisa diprediksikan oleh manusia. Hal ini tak bisa diprediksi oleh manusia karena manusia seringkali menjadikan eksperimen sebagai tolak ukur kebenaran.
Al-Qur’an juga mengidentifikasi sahabat dan musuh ummat Islam. Selain itu, kitab ini juga memperingatkan persahabatan dengan orang-orang musyrik dan mengingatkan bahwa ummat kristiani adalah sahabat yang paling dekat dengan umat Islam. Lebih dari itu, Al Quran mengemukakan data yang konkrit dan ini adalah di antara metode Al-Quran yang luar biasa.”
Menurut Miller, “Al-Quran juga menarik perhatian para pembacanya pada hal-hal yang spesifik, bahkan kitab ini juga menyampaikan informasi-informasi baru. Informasi semacam ini tak pernah disinggung dalam kitab samawi lainnya. Sebagai contoh, surat Al-Imran ayat 44 menyampaikan peristiwa undian untuk mengasuh Sayidah Maryam as. Ayat tersebut menyebutkan, “Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.”
Dikatakannya pula, “Dalam Kitab Injil, jika kita ingin lebih mengetahui sebuah cerita atau mengkaji permasalahan, seringkali kita tidak mendapatkan jawabannya di kitab itu dan bahkan kita harus merujuk sumber-sumber referensi lainnya. Sementara Al-Quran menyatakan, jika seseorang ragu akan kebenaran yang disampaikannya, maka Al Quran sendiri yang akan menjawabnya. Namun, setelah saya mempelajari kitab ini secara detail, saya menyimpulkan bahwa tak seorangpun dapat menanggapi tantangan Al-Quran ini, karena pada prinsipnya, informasi-informasi dalam kitab ini Kitab ini mengungkap peristiwa masa lalu, masa kini, dan masa mendatang.”
Pada tahun 1977, Miller terlibat debat terbuka dengan penceramah Islam terkenal; Ahmad Deedat. Logikanya jelas dan pembenarannya tampak berdasarkan niat baik untuk mencapai kebenaran tanpa kebanggaan beragama atau prasangka buruk. Banyak orang yang kemudian memperkirakan bahwa ia akan segera memeluk Islam setelah debat itu.
Pada tahun 1978 Miller memutuskan memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Abdul Ahad Omar. Dia bekerja selama beberapa tahun di Universitas Minyak & Mineral di Saudi Arabia dan kemudian mengabdikan hidupnya untuk da’wah melalui program TV dan ceramah-ceramah umum tentang Islam.
Pesan Dr. Gary Miller kepada umat Muslim:
“Wahai ummat Islam, kalian tak mengetahui betapa Allah Subhanahu wa ta’ala telah melimpahkan kemuliaan kepada kalian, yang tak dimiliki oleh agama-agama lain. Untuk itu, bersyukurlah karena kalian telah menjadi muslim. Berpikirlah secara mendalam untuk mengungkap kebenaran-kebenaran yang indah dalam Al-Quran. Saya mempelajari Al-Quran secara mendalam, dan kitab inilah yang menyebabkanku mendapatkan hidayah Ilahi.”
*Renungkanlah, dan jangan biarkan prasangka mencegah Anda menemukan jalan untuk mendapatkan hidayahNYA.
Sabtu, 18 Februari 2017
Renungan Pagi : Sabar, Ikhlas dan Syukur
KYAI : "Tadi kamu minum segelas air yang aku beri satu sendok gula, apa yang kamu rasakan....?"
SANTRI : "Rasanya manis Kyai..."
KYAI : "Lalu yang aku beri satu sendok garam....?"
SANTRI : "Waduh kalo yang itu benar-benar asin rasanya."
Lalu sang Kyai mengajak santri itu menuju ke telaga luas yang airnya sangat jernih, lalu menaburkan satu sendok gula, kemudian...
KYAI : "Coba kamu minum air telaga ini, dan apa yang kamu rasakan..?"
SANTRI : "Segar sekali Kyai..."
Kemudian Kyai menaburkan satu sendok garam ke dalam telaga itu dan....
KYAI : "Sekarang kamu minum lagi air telaga ini dan bagaimana rasanya...?"
SANTRI : "Tetap segar Kyai...."
KYAI : "Itulah kehidupan, manis dan asin itu menjadi tidak terasa bagi orang yang HATINYA lapang, luas dan penuh dengan rasa syukur.
Maka LAPANGKAN HATIMU dengan IKHLAS, SYUKUR dan selalu SABAR dari segala apa yang terjadi pada dirimu, karena itu yang terbaik dari ALLAH untukmu.
*Semangat pagi .....
Manfaat Ilmiah dari Membaca Al Qur'an yang Belum Banyak Orang Menyadari
“Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya, menyedikitkan makan, membiasakan melaksanakan ibadah salat malam, dan membaca Alquran sambil melihat kepada mushaf”. Selanjutnya ia berkata, “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Alqur’an”.
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Alquran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang men dengarkannya.
Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.
Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Alquran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an.
Alquran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Alquran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al quran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).
Maha benar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Alquran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).
Subhanallah ternyata membaca dan mendengar ayat-ayat suci Al Qur'an dapat memberikan dampak yang sangat besar terhadap kejiwaan kita. Semoga sedikit kajian di atas bisa menjadikan kita lebih sering lagi membaca kitab suci Al Qur'an yang belum banyak orang menyadari akan keistimewaan membaca Al Qur'an. Wallahu A'lam Bishawab.
Langganan:
Postingan (Atom)















