Bioskin Indonesi

Bioskin Indonesi
Pelangsing Ampuh, Turun Berat Badan, Diet, Herbal Slim Fruta,
Tampilkan postingan dengan label Kebaikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebaikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2018

RENUNGAN HARI INI : Waktu


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kalau di masa lalu kita belajar WAKTU adalah UANG, 
Mulai saat ini kita  belajar 
"WAKTU  adalah  NAFAS ".
"WAKTU  adàlah IBADAH".

Waktu adalah nafas yang setelah terlewat tidak akan bisa kembali…

WAKTU adalah ibadah karena  setiap detik harus bernilai ibadah. Apa pun aktivitasnya.

Manusia sesungguhnya hanya pengendara di atas punggung usianya. 

Digulung hari demi hari, bulan & tahun tanpa terasa.

Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian.

Sesungguhnya DUNIA lah yang makin kita JAUHI & LIANG KUBUR lah yang makin kita DEKATI.

1 hari berlalu, berarti 1 hari pula berkurang usia kita. 

Umur kita yg tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, 

Sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.

Karena itu, "Jangan biarkan HARI INI  berlalu tanpa KEBAIKAN yang bisa kita LAKUKAN," 

JANGAN tertipu dengan USIA MUDA, krn SYARAT utk MATI tidaklah harus TUA.

JANGAN terperdaya dgn badan sehat, krn SYARAT  MATI tidak pula harus SAKIT.

TERUSLAH 
Berbuat baik…
Berkata baik…

WALAU tak banyak orang yg mengenali kebaikan kita, tp KEBAIKAN yg kita lakukan adalah KEBAHAGIAAN dimana perbuatan BAIK kita akan terus dikenang oleh mereka yg kelak kita tinggalkan.

Jadilah seperti AKAR yg TIDAK TERLIHAT, tapi tetap MENYOKONG KEHIDUPAN;

Jadilah seperti JANTUNG yg TIDAK TERLIHAT, tapi terus BERDENYUT setiap saat TANPA HENTI; 
Hingga membuat kita TERUS HIDUP, sampai BATAS WAKTUNYA utk BERHENTI.. 

Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin...

آمين  آمين  يا ربّ العالمين

Selasa, 12 Juni 2018

Mengakhiri Ramadhan dengan Kebaikan karena Amal itu Ditentukan Penutupnya


 Ramadhan akan meninggalkan kita. Berikut 4 (empat) nasehat emas para ulama salafuna's shalih, semoga bisa memotivasi kita untuk mengakhiri Ramadhan dengan kebaikan dan menyambut hari berikutnya dengan lebih semangat lagi dalam memproduksi kebaikan.

Pertama:

قال ابن رجب رحمه الله تعالى (في "لطائف المعارف" 1/209) : "يا عباد الله إن شهر رمضان قد عزم على الرحيل ولم يبق منه إِلّا قليل فمن منكم أحسن فيه فعليه التمام ومن فرط فليختمه بالحسنى"

Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Wahai hamba-hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa darinya kecuali sedikit. Maka barang siapa telah mengisinya dengan baik, hendaklah menyempurnakannya. Dan siapa yang maksimal mengisinya dengan baik, hendaklah ia mengakhirinya dengan (amal-amal) yang baik.”

Kedua:

قال ابن الجوزي رحمه الله :
"إن الخيل إذا شارفت نهاية المضمار بذلت قصارى جهدها لتفوز بالسباق، فلا تكن الخيل أفطن منك! فإن الأعمال بالخواتيم، فإنك إذا لم تحسن الاستقبال لعلك تحسن الوداع…"

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, “Sesungguhnya kuda pacu apabila sudah mendekati garis finish, ia akan mengerahkan seluruh tenaganya untuk memenangkan lomba. Maka jangan sampai anda kalah cerdas dari kuda, karena sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya. Jika anda belum menyambut Ramadhan dengan baik, paling tidak, anda dapat melepasnya dengan baik.”

Ketiga:

وقال ابن تيمية رحمه الله:
"العبرة بكمال النهايات لا بنقص البدايات"

Imam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, “Yang menjadi tolak ukur (penentuan) adalah kesempurnaan di akhir amalan, bukan kekurangan di awalnya.”

Keempat:

وقال الحسن البصري رحمه الله: أحسن فيما بقي يغفر لك ما مضى، فاغتنم ما بقي فلا تدري متى تدرك رحمة الله…
Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Perbaiki (perbaguslah) yang tersisa, maka Allah akan mengampuni apa yang telah lalu. Manfaatkan hari yang masih tersisa, karena anda tidak tahu kapan meraih rahmat Allah. (Bisa jadi di hari-hari akhir Ramadhan ini).”

اللهم اختم لنا شهر رمضان برضوانك والعتق من نيرانك.. 
اللهم أعد إلينا رمضان سنوات عديدة
آمين يارب العالمين
"Ya Allah tutuplah bulan Ramadhan bagi kami dengan keridhoan-Mu dan pembebasan dari neraka-Mu. Ya Allah kembalikan Ramadhan kepada kami di tahun- tahun mendatang"

Semoga penghujung Ramadhan menjadi ajang bagi kita menyempurnakan kebaikan. Dan semoga kita dipertemukan lagi dengan Ramadhan berikutnya. Aamiin …
تقبل الله منا ومنكم

Selasa, 04 April 2017

Waktu Terus Bergulir


Waktu kan terus bergulir.
Lisan senantiasa kan berdzikir.
Tangan kan terus mengukir.
Otak kan terus berpikir.
Dan perjalanan manusia tak lain kan menuju hari akhir.

Hasan Al Banna menasihati kita,

"Waktu adalah kehidupan, menyia-nyiakan waktu berarti menyia-nyiakan kehidupan." 

Manusia itu seperti pensil.

Setiap saat ia dimakan oleh rautan umur agar dapat menulis dengan ketajaman hikmah.
Hingga tiba saatnya pensil itu habis, dan hanya tersisa tulisan amalnya yang ada.

Waktu kita sangatlah sedikit.
Di dunia yang sangat sempit.
Waktu hidup kita sangatlah singkat.
Maka hati-hatilah dari berbuat maksiat.

Usia kita tak bisa terukur.
Tak pernah tau kapan saatnya tersungkur di dalam kubur.

Dan bila telah tiba masa.
Sampailah kita di alam baka.
Bukan harta benda yang kita bawa.
Amal dan kebaikan yang kan temani perjalanan kita. 
Namun hanya amal kebaikan yang bisa turut serta.

Jauhkan hati dari cinta dunia yang fana.
Tuk bersegera dekatkan diri dengan kebersamaan dengan-Nya.

Tetap semangat meski perjalanan ini terasa berat.
Semoga kelak bernilai di akhirat.

Aamiiin Yaa Rabbalalamiin

Selasa, 07 Maret 2017

RENUNGAN QOLBU... "Keberuntungan"

sakit, opname, rawat inap
"Keberuntungan" kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. 
Karena itulah takdir mereka. 

Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu 

Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan 

Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat

Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu. 

Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui Sedangkan engkau tidak mengetahui. 

Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah

Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan. 

Perbanyaklah Alhamdulillah,  itu yang akan mendatangkan kebahagiaan.
Terus ucap alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya. 

Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera.

Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yang menghantuimu.

Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah.

Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Tuhan yang membuatmu bahagia.

Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol. 

Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu. 

Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri, yang jauh dari mereka.

Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu akan tetapi banyaknya *cinta dan manfaat*yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan

Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa rumus kegagalan adalah sikap "asal semua orang senang"

Teman itu seperti anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui.

Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.

Berlapang dadalah, maafkanlah, dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya akan berpulang kepadaNya. 

Jangan tinggalkan sholatmu sekali pun. Karena di sana, jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah walau sekali sujud.

Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.

Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi.

Tapi bersandarlah kepada Allah karena Dialah yang menentukan segala sesuatu.

Subhanallah wa bihamdihi subhanallah hiladzim.