Bioskin Indonesi

Bioskin Indonesi
Pelangsing Ampuh, Turun Berat Badan, Diet, Herbal Slim Fruta,
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 April 2020

๐Ÿ”ฅARNOLD VAN DORN : Ada apa dengan Islam ?


Siapapun orangnya, terlepas dari perilaku yang nista, pendosa kelas kakap, dedengkot pengingkar, kafir tulen, musuh Islam, bahkan namanya menjadi target utama kaum Muslim, tapi ketika Allah Azza wa Jalla berkehendak membalikkan hatinya, ia akan jatuh tersungkur, bersujud tak berdaya, memohon-mohon ampunan. 
Ia adalah Arnold Van Doorn, musuh besar Islam yang darahnya pernah dihalalkan untuk dibunuh karena filmnya FITNA yang terang terangan menghina Islam dan Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam. Bahkan film tersebut sempat menggemparkan dunia. Tak hanya itu, di jagad perpolitikan Belanda, sebagai wakil ketua di PVV (partai kebangsaan belanda) ia sangat gencar mengincar Islam, termasuk pembangunan masjid di negerinya. Tapi sekarang justru ia berbalik arah dan mengejutkan dunia. Bagaimana sampai dirinya berbalik menjadi mualaf? 
Ia berkata, "Karena rasa penasaran saja terhadap Islam."

Penasaran yang bagaimana? 

" Iya, kurangnya apa kami memerangi Islam, menghambat, memfitnah, memusuhi dgn berbagai cara sampai menutup segala akses agar Islam tidak berkembang bahkan enyah dari negeri kami. Tapi apa yang terjadi justru Islam semakin melenggang, melesat jauh hingga menohok kami. Itulah yg membuat kami penasaran ada apa dibalik Islam itu, ada magic apa didalamnya".

Anda penasaran. ?

" Yah, mencari tahu tentang Islam. Saya benar benar niat ingin mengetahui ajarannya lebih dalam tentang Islam. Karena selama ini saya hanya tahu tentang Islam dari perkataan orang orang yg membencinya. Saya sengaja beli terjemahan Alquran, hadits, dan buku buku referensi Islam. Tanpa meninggalkan aktifitasku, saya mulai membaca dengan teliti, mengkaji satu persatu".

Waktu itu bagaimanakah sikap teman teman? 
Mengkhawatirkan anda? 

" Tidak, mereka tahunya saya hanya baca referensi Islam, tidak sampai berfikir bahwa nantinya saya akan mendapat hidayah. Karena di dunia kami pada umumnya mengkaji sebuah pemikiran atau suatu faham tanpa harus mempercayai dan mengikutinya. Bahkan, tidak sedikit orang yg mempelajari Islam untuk kemudian menyerangnya. Nah disitulah saya justru bukannya menyerang tapi malah ikut terhanyut".

Butuh berapa lama anda mendalami Islam ?

" Hampir setahun saya harus mengkaji Alquran, sunnah, dan sejumlah referensi Islam lainnya. Beberapa bulan mempelajari, saya semakin penasaran. Saya kaget, ternyata isinya kok begini?, bener nih? Ah tidak mungkin, tidak mungkin Islam mengajarkan seperti ini. Ini mungkin hanya menutup-nutupi agar orang tertarik, tidak mungkin sekali. Agar tidak semakin penasaran, akhirnya saya mencari orang yang lebih paham, lalu sering berdialog untuk mengetahui lebih jauh tentang Islam. Dia adalah Aboe Khoulani, rekanku yang menjabat di dewan kota Den Haag. Dia juga yang nantinya menghubungkanku dengan masjid As Soennah".

Apa yang membuat anda terheran heran hingga Mencari seorang yang tahu tentang Islam  ?

"Meskipun waktu itu saya memiliki pondasi kristen yang sangat kuat, tapi jujur saja semakin mempelajari samakin dalam, saya merasakan Islam semakin spesial. Ajaran-ajaran yang selama ini di gembar gemborkan fanatik, menindas wanita, teroris, kejam, biadab, tidak toleran, membabi buta memusuhi Barat justru tidak saya temukan. Justru yang saya temukan dalam Islam adalah agama yang sangat toleran, penuh perdamaian, sangat menghormati bahkan mengangkat derajat kaum perempuan. Penuh dengan keindahan. Awalnya saya tidak percaya, saya tidak mau menerima fakta itu, saya ingin buang pengaruh pengaruh yang meracuni fikiranku. Tapi, hati ini tidak bisa menolak. Akalku tidak bisa dibohongi. Saya teriak tidaaaaakkk!!!, tapi hati dengan kuat mengatakan iyaaa!!! ".

Anda tetap bersikeras menolak? 

" Sebenarnya iya, maunya menolak. Tapi saya kalah dengan hati nurani, hingga pada suatu saat saya benar benar mengaku kalah, tunduk , menangis dan bersujud kepada Rabb Yang Maha Agung yang telah menuntun saya kepada jalan yang benar. Ketika di tengah malam, tiba tiba saya terbangun seperti mau mati saja, saya gelisah, dilema, ingin teriak meminta tolong tapi kepada siapa. Saya ingat ucapan Aboe Khaulani, mintalah kepada Rabbmu yang menghidupkanmu, yang memberimu nafas, yang mematikanmu. Saya coba memohon, Ya Allah tolong tunjukkan saya harus bagaimana. Tak menunggu lama, sesaat setelah aku berhenti meratap, hatiku pelan pelan tenang, berbinar dan lega. Saya merasa sangat kecil dihadapanNya. Apalagi kalau ingat dengan film saya, saya menangis, menangis terus memohon ampunan."

DI CAP PENGHIANAT 

   Ketika keimanan perlahan lahan mulai mapan, terbentuk suatu perubahan hidup sudah berada di puncak "pertarungan batin", Van Doorn semakin sadar bahwa hidayah tersebut benar benar menghampirinya. Disaat itulah ia langsung mengajak Aboe Khaulani ke Masjid As Soennah. Dengan ikhlas dan hati yang mantab, orang yg pernah menghina Islam ini mengikrarkan dua kalimat syahadat didepan Ulama setempat. Saat itu juga, orang yang sebelumnya memusuhi, memfitnah, bahkan merusak citra Islam dan RasulNya berubah menjadi saudara bagi sekitar 1,9 milyar umat Islam. 
   " Sejak itu saya di cap sebagai penghianat oleh teman temanku dulu. Saya dikeluarkan dari komunitas, bahkan partai. Tapi semua itu tidak menyurutkanku sebagai seorang Muslim dan belajar lebih tentang Islam. Apalagi setelah saya seperti ditampar ketika menunaikan ibadah haji. Waktu itu saya duduk bersimpuh di depan makam orang yang pernah saya jelek jelekkan, yaitu makam Nabi Muhammad Shallallahu 'alayhi wasallam. Disitulah penyesalan yang amat dalam karena merasa berlumuran dosa. Bahkan saya rela mati didepan makam Nabi shallallahu 'alayhi wasallam tersebut sambil menangis tersedu sedu".

Apa rencana jangka pendek anda setelah menjadi Muslim? 

" Saya harus bertanggung jawab atas film Fitna. Selanjutnya setelah menunaikan ibadah  haji, dalam waktu dekat ini saya akan membuat film yang sangat fantastis. Dalam film tersebut saya akan memaparkan semua keindahan yang ada dalam Islam ini. Saya rela hidup saya kupersembahkan untuk melayani atau menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia agar semua orang tahu bahwa Islam itu indah, tidak seperti apa yang ada di pikiran pembencinya".


Disalin dari majah Furqon edisi 138 TH.XIV/mei 2016.
@.Gafy Abdullah

Rabu, 30 Oktober 2019

Simpenan-simpenan itu akan ada hisabnya di hari kemudian



Assalamu'alaykum Warahmatulloohi Wabarakaatuh


COPAS...

Kemarin Habis dengar kajian...
Katanya simpenan-simpenan itu akan ada hisabnya di hari kemudian...๐Ÿ˜ฑ

Astaghfirullah....

*Waduuh..!!!*

Misalnya simpanan Mukena yg gak kepakai,..baju2, celana, yg beli banyak terus gak kepakai..

Ada blus cantik yang saya jahit tapi tak pernah dipakai....
ada rok selusin gak kepakai..,
ada puluhan jilbab entah kapan dipakai....๐Ÿ˜ต,
Ada banyak pasmina yang hanya sesekali dipakai...

Ada kaos kaki satu lusin persediaan kalau susah nyari kaos kaki....
Ada sepatu sampe selusin
Ada sendal selemari,
ada tas segudang...๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ฐ

Ada perabot yang tersimpan apik dikardusnya, masih segelan, tak pernah dipakai dan tak ada rencana dipakai....
ada gamis2 1 lemari
ada baju pesta yg entah kapan mau dipakai....!?!

Ada....Tupperware 2 etalase gak kepakai..๐Ÿ˜ฑ
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
(Masih panjang listnya)

*Yang kita pakai dan kita sedehkahkan itulah yang bermanfaat..!!!*

yg simpanan atau koleksi2 yg gak kepakai kelak akan di Hisab..๐Ÿ˜ฅ
dan akan menyusahkan diri kita sendiri..!!!

*karena semua yg di beli berawal dari Nafsu..!!!*

Nafsu ingin mempunyai ini..itu..,
liat punya orang...๐Ÿค”
Pengen beli juga...
*walau gak berguna bagi diri kita...,๐Ÿ˜ช*

Duuh...ternyata saya masih termasuk golongan orang yang menumpuk2 barang...๐Ÿ˜ช
Dan semua itu ada hisabnya
(perhitungannya) kelak di akhirat....๐Ÿ˜ฐ

Astaghfirullah..๐Ÿ˜ฅ
Astaghfirullah..๐Ÿ˜ฐ

*Rasulullah bersabda* :
"Wahai segenap wanita, bersedekahlah,
dan perbanyaklah istighfar, sebab aku melihat kalian sebagai mayoritas penghuni neraka."

ingat...! bahwa sedekah menghapus dosa, sebagaimana air mematikan api.

*QS.At- Taubah 35* ๐Ÿ“–
~(ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka jahanam,
~Lalu dengan itu disetrika dahi, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka,
“inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri..,
~Maka rasakanlah
(akibat dari) apa yang kamu simpan itu.

*QS.Al-baqarah195* ๐Ÿ“–
~Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan Allah,
~dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan, dan berbuat baiklah,
~Karna sesungguh nya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Yaa Allah...๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜ฐ..
Mungkin sy termasuk salah satunya, yg suka menumpuk2 barang tak terpakai...๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ

Wassalamu'alaykum Warahmatulloohi Wabarakaatuh

Sabtu, 14 Juli 2018

PROSES KEMATIAN DAN HANCURNYA TUBUH KITA


Menurut pengetahuan & penelitian Medis
(Bikin Merinding ...)

"Sesaat sebelum mati"...Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam 'n tenggorokan berkontraksi..

"0 Menit ..."
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

"1 Menit ..."
Darah berubah warna n otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

"3 Menit ..."
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

"4 – 5 Menit ..."
Pupil mata membesar n berselaput. Bola mata mengkerut krn kehilangan tekanan darah.

"7 – 9 Menit ..."
Penghubung ke otak mulai mati.

"1 – 4 Jam ..."
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku n rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

"4 – 6 Jam ..."
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

"6 Jam ..."
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

"8 Jam ..."
Suhu tubuh langsung menurun drastis.

"24 – 72 Jam ..."
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

"36 – 48 Jam ..."
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.

"3 – 5 Hari ..."
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

"8 – 10 Hari ...
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

"Beberapa Minggu ..."
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.

"Satu Bulan ..."
Kulit Anda mulai mencair.

"Satu Tahun ..."
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa yg mau disombongkan org sebenarnya ??? ….

"BAGUS UNTUK DIRENUNGKAN"

Kita tak membawa apapun juga saat kita meninggalkan dunia yg fana ini …

"Jadilah manusia se-biasanya saja dan jangan merpersulit hidup orang lain ..."

Oleh sebab itu isilah hidupmu menjadi berkah bagi orang lain... Hidup ini adalah kesempatan jangan sia-siakan waktu, hidup ini harus jadi berkah.

Semoga bermanfaat...


#kematian nasihat terbaik

Minggu, 24 Juni 2018

Tidak Diterima Shalat Wanita yang Kurang Ajar kepada Suaminya


Alhamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam- keluarga dan para sahabatnya.

Islam menempatkan kedudukan suami begitu sangat istimewa bagi seorang istri. Mentaati suami dan selalu berusaha mendapatkan keridhaan-Nya menjadi sebab baginya untuk masuk surga. Sebagaimana sikap kurang ajar, menentang, dan durhaka kepada suami menjadi sebab seorang istri digiring ke neraka. Ini adalah perkara sangat penting sekali untuk diperhatikan para istri dan wanita muslimah.
Maka wajib bagi istri untuk memperhatikan suaminya.

Bahwa suami adalah satu pintu besar dari pintu surganya. Mematuhi suami dalam kebaikan adalah jalan menuju surga. Karenanya, janganlah seorang istri kurang jaar, menyombongkan diri dan membangkang terhadap suaminya.

Dari al-Husain bin Mihshan Radhiyallahu 'Anhu , bahwa bibinya mendatangi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam untuk satu keperluan. Setelah selesai, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda kepadanya, “Apakah kamu punya suami?” Ia menjawab, “ya.”
“Bagaimana sikapmu terhadapnya?” tanya Nabi
Shallallahu 'Alaihi Wasallam .
Ia menjawab, “Aku selalu melayaninya, kecuali apa yang tak kumampu.”
Kemudian beliau bersabda,
“ Perhaitkan posisimu terhadapnya, karena dia adalah surgamu dan nerakamu. ” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan dishahihkan Syaikh Al-Albani)

Sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada bibi Al-Husain juga berlaku kepada setiap muslimah. Berlaku bagi setiap istri. Perhatikan kedudukanmu di sisinya. Apakah engkau sesuai keinginannya, sayang kepadanya, melayaninya, menghiburnya saat sulit, menyambut seruannya? Jika demikian maka keridhaannya menjadi sebab istri masuk surga.

Ataukah engkau jauh dari harapannya, sering membuat jengkel dirinya, menentang dan durhaka kepadanya, dan kufur terhadap kebaikannya,? Jika demikian maka kemurkaan dan kemarahan suami menjadi sebab si istri masuk neraka.
Bahkan di hadits lain, shalat seorang wanita tidak akan diterima dan diangkat kepada Allah karena sebab kemurkaan suami terhadapnya.

Dari Abu Umamah Radhiyallahu 'Anhu , Rasulullah
Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,
“ Tiga orang yang shalat mereka tidak melampaui telinga mereka. Yaitu budak yang kabur sampai dia kembali, isteri yang tidur sementara suaminya marah kepadanya, dan pemimpin sebuah kaum dan kaum itu membencinya .” (HR. Al-Tirmidzi dna beliau berkata: hasan gharib. Syaikh Al-Albani menghasankannya di Misykah Al-Mashabih, no. 1122)

Dalam Sunan Ibni Majah dengan isnad hasan, dari Ibnu Abbas, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
“ Tiga orang yang shalat mereka tidak akan terangkat melebihi kepala mereka walau sejengkal saja: seseorang yang mengimami satu kaum semetara mereka membencinya, wanita yang tidur semetara suaminya marah kepadanya, dan dua saudara yang saling memutuskan hubungan. ”
Dalam hadits ini, dapat juga dipahami, bahwa tanda diterimanya shalat seorang istri adalah dengan ridha suaminya kepadanya. Bahwa shalat seorang istri akan diangkat kepada Allah Subahanahu wa Ta'ala jika suaminya ridha kepadanya.

Sangat aneh, ada seorang wanita selalu mengenakan pakaian shalat, dekat dengan sajadahnya, dan mushaf berada di tangannya. Namun, ia tak peduli kebutuhan suaminya terhadap dirinya. Ia tidak patuh kepada suaminya. Bahkan menyombongkan diri dan menentang suaminya. Sungguh, shalat dan berbagai ibadah wanita ini sangat sulit diterima Allah Subahanahu wa Ta'ala . Wallahu a’lam.

Rabu, 20 Juni 2018

"Guru Dan Murid Tertawa Karena Beda Pendapat" tentangg REZEKI

Imam Malik ( guru Imam Safii ) dalam majlis menyampaikan :

Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan memberikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya.
.
Sementara Imam Syafii ( sang murid berpendapat lain) :

Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki.

Guru dan murid bersikukuh pada pada pendapatnya.
.
Suatu saat tengah meninggalkan pondok, Imam Syafii melihat serombongan orang tengah memanen anggur. Diapun membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafii memperoleh imbalan beberapa ikat anggur sebagai balas jasa.

Imam Syafii girang, bukan karena mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya. Jika burung tak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Seandainya dia tak membantu memanen, niscaya tidak akan mendapatkan anggur.
.
Bergegas dia menjumpai Imam Malik sang guru. Sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya, dia bercerita. . Imam Syafii sedikit mengeraskan bagian kalimat  “seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya.”
.
Mendengar itu Imam Malik tersenyum, seraya mengambil anggur dan mencicipinya. Imam Malik berucap pelan.
“Sehari ini aku memang tidak keluar pondok...hanya mengambil tugas sebagai guru, dan sedikit berpikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku bisa menikmati anggur. ......Tiba-tiba engkau datang sambil membawakan beberapa ikat anggur untukku. Bukankah ini juga bagian dari rezeki yang datang tanpa sebab. Cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan berikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya.”
.
Guru dan murid itu kemudian tertawa. Dua Imam madzab mengambil dua hukum yang berbeda dari hadits yang sama.
Begitulah cara seorang santri bila melihat perbedaan, bukan dengan cara menyalahkan orang lain dan hanya membenarkan pendapatnya saja.

Selasa, 19 Juni 2018

Tata Cara Puasa Syawal




Puasa Syawal kita tahu memiliki keutamaan yang besar yaitu mendapat pahala puasa setahun penuh. Namun bagaimanakah tata cara melakukan puasa Syawal?

Keutamaan Puasa Syawal

Kita tahu bersama bahwa puasa Syawal itul punya keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadhan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ู…َู†ْ ุตَุงู…َ ุฑَู…َุถَุงู†َ ุซُู…َّ ุฃَุชْุจَุนَู‡ُ ุณِุชًّุง ู…ِู†ْ ุดَูˆَّุงู„ٍ ูƒَุงู†َ ูƒَุตِูŠَุงู…ِ ุงู„ุฏَّู‡ْุฑِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Itulah dalil dari jumhur atau mayoritas ulama yag menunjukkan sunnahnya puasa Syawal. Yang berpendapat puasa tersebut sunnah adalah madzhab Abu Hanifah, Syafi’i dan Imam Ahmad. Adapun Imam Malik memakruhkannya. Namun sebagaimana kata Imam Nawawi rahimahullah, “Pendapat dalam madzhab Syafi’i yang menyunnahkan puasa Syawal didukung dengan dalil tegas ini. Jika telah terbukti adanya dukungan dalil dari hadits, maka pendapat tersebut tidaklah ditinggalkan hanya karena perkataan sebagian orang. Bahkan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah ditinggalkan walau mayoritas atau seluruh manusia menyelisihinya. Sedangkan ulama yang khawatir jika puasa Syawal sampai disangka wajib, maka itu sangkaan yang sama saja bisa membatalkan anjuran puasa ‘Arafah, puasa ‘Asyura’ dan puasa sunnah lainnya.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51)

Seperti Berpuasa Setahun Penuh

Kenapa puasa Syawal bisa dinilai berpuasa setahun? Mari kita lihat pada hadits Tsauban berikut ini,

ุนَู†ْ ุซَูˆْุจَุงู†َ ู…َูˆْู„َู‰ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุนَู†ْ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุฃَู†َّู‡ُ ู‚َุงู„َ « ู…َู†ْ ุตَุงู…َ ุณِุชَّุฉَ ุฃَูŠَّุงู…ٍ ุจَุนْุฏَ ุงู„ْูِุทْุฑِ ูƒَุงู†َ ุชَู…َุงู…َ ุงู„ุณَّู†َุฉِ (ู…َู†ْ ุฌَุงุกَ ุจِุงู„ْุญَุณَู†َุฉِ ูَู„َู‡ُ ุนَุดْุฑُ ุฃَู…ْุซَุงู„ِู‡َุง) »

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.”  (HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Disebutkan bahwa setiap kebaikan akan dibalas minimal dengan sepuluh kebaikan yang semisal. Ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan sebulan penuh akan dibalas dengan 10 bulan kebaikan puasa. Sedangkan puasa enam hari di bulan Syawal akan dibalas minimal dengan 60 hari (2 bulan) kebaikan puasa. Jika dijumlah, seseorang sama saja melaksanakan puasa 10 bulan + 2 bulan sama dengan 12 bulan. Itulah mengapa orang yang melakukan puasa Syawal bisa mendapatkan ganjaran puasa setahun penuh.

Tata Cara Puasa Syawal

1- Puasa sunnah Syawal dilakukan selama enam hari

Sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa puasa Syawal itu dilakukan selama enam hari. Lafazh hadits di atas adalah: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).
Dari hadits tersebut, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin berkata, “Yang disunnahkan adalah berpuasa enam hari di bulan Syawal.” (Syarhul Mumti’, 6: 464).

2- Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fithri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Para fuqoha berkata bahwa yang lebih utama, enam hari di atas dilakukan setelah Idul Fithri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjukkan bersegera dalam melakukan kebaikan.” (Syarhul Mumti’, 6: 465).

3- Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin juga berkata, “Lebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan.” (Idem)

4- Usahakan untuk menunaikan qodho’ puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, “Siapa yang mempunyai kewajiban qodho’ puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho’nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 391).

Begitu pula beliau mengatakan, “Siapa yang memulai qodho’ puasa Ramadhan terlebih dahulu dari puasa Syawal, lalu ia menginginkan puasa enam hari di bulan Syawal setelah qodho’nya sempurna, maka itu lebih baik. Inilah yang dimaksud dalam hadits yaitu bagi yang menjalani ibadah puasa Ramadhan lalu mengikuti puasa enam hari di bulan Syawal. Namun pahala puasa Syawal itu tidak bisa digapai jika menunaikan qodho’ puasanya di bulan Syawal. Karena puasa enam hari di bulan Syawal tetap harus dilakukan setelah qodho’ itu dilakukan.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 392).

5- Boleh melakukan puasa Syawal pada hari Jum’at dan hari Sabtu.

Imam Nawawi rahimahullahmengatakan, “Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa dimakruhkan berpuasa pada hari Jum’at secara bersendirian. Namun jika diikuti puasa sebelum atau sesudahnya atau bertepatan dengan kebiasaan puasa seperti berpuasa nadzar karena sembuh dari sakit dan bertepatan dengan hari Jum’at, maka tidaklah makruh.” (Al Majmu’ Syarh Al Muhaddzab, 6: 309).

Hal ini menunjukkan masih bolehnya berpuasa Syawal pada hari Jum’at karena bertepatan dengan kebiasaan.

Adapun berpuasa Syawal pada hari Sabtu juga masih dibolehkan sebagaimana puasa lainnya yang memiliki sebab masih dibolehkan dilakukan pada hari Sabtu, misalnya jika melakukan puasa Arafah pada hari Sabtu. Ada fatwa dari Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia berikut ini.

Soal:

Kebanyakan orang di negeri kami berselisih pendapat tentang puasa di hari Arafah yang jatuh pada hari Sabtu untuk tahun ini. Di antara kami ada  yang berpendapat bahwa ini adalah hari Arafah dan kami berpuasa karena bertemu hari Arafah bukan karena hari Sabtu yang terdapat larangan berpuasa ketika itu. Ada pula sebagian kami yang enggan berpuasa ketika itu karena hari Sabtu adalah hari yang terlarang untuk diagungkan untuk menyelisihi kaum Yahudi. Aku sendiri tidak berpuasa ketika itu karena pilihanku sendiri. Aku pun tidak mengetahui hukum syar’i mengenai hari tersebut. Aku pun belum menemukan hukum yang jelas  mengenai hal ini. Mohon penjelasannya.

Jawab:

Boleh berpuasa Arafah pada hari Sabtu atau hari lainnya, walaupun tidak ada puasa pada hari sebelum atau sesudahnya, karena tidak ada beda dengan hari-hari lainnya. Alasannya karena puasa Arafah adalah puasa yang berdiri sendiri. Sedangkan hadits yang melarang puasa pada hari Sabtu adalah hadits yang lemah karena mudhtorib dan menyelisihi hadits yang lebih shahih. (Fatwa no. 11747. Ditandatangani oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi dan Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayan).

Semoga Allah memudahkan kita untuk melakukan puasa Syawal ini setelah sebelumnya berusaha menunaikan puasa qodho’ Ramadhan. Hanya Allah yang memberi hidayah untuk terus beramal sholih.



Disusun di pagi hari penuh berkah, 2 Syawal 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.Or.Id

Puasa Sunah Syawal


Puasa Ramadhan telah berpisah, perpisahan yg blm tentu ketemu lagi,.. tp  msih ada 14 hari shaum sunah syawal bagi yg mau mengerjakannya, 6 hari Sunah Syawal, 3 hari Ayyamul bidh , dan 5 hari Senin /Kamis. Sebagai pelengkap Ramadhan...

Insya Allah sll diberi kesehatan untuk melaksanakan Amal2 kebaikan tesebut.

Selasa, 12 Juni 2018

IMAM & KHATIB SHALAT IDUL FITRI 1439H di Halaman Masjid Babussalam Malaka Jaya



Assalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh..

Hadirilah... 

IMAM & KHATIB SHALAT IDUL FITRI 1439H di Halaman Masjid Babussalam Malaka Jaya, pada
 hari JUMAT tgl. 15 Juni 2018 atau 1 Syawal1439 H

Jam : 07.00 WIB 

Imam & Khatib : Ust. Drs.  Akib Saiman,  MA

Masjid Babussalam
Jl.  Bunga Rampai 5 Blok 22
RT. 16 RW. 09, Malaka Jaya
Duren Sawit,  Jakarta Timur 13460
Telp.  021-8622557, 081211508997


Wassalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.

#MasjidBabussalam #BungaRampai #MalakaJaya #CeramahIslam #DurenSawit  #ShalatIed #imam&khatibshalatied #ShalatIdulFitri1439H #Shalat Ied #Islam #khazanah islam #Lebaran #1439H

Follow IG : @MasjidBabussalamMalakaJaya

Senin, 11 Juni 2018

MENANGISLAH...





Menangislah ...
Sebelum Ramadhan Pergi ...
Kita pernah berjanji mengkhatamkan Qur'an..
Setelah Ramadhan di akhir hitungan, kita tak jua beranjak dari juz awalan..

Menangislah..
Sebelum Ramadhan Pergi ...
Kita pernah berjanji menyempurnakan qiyamullail yang bolong penuh tambalan ...
Setelah Ramadhan di akhir hitungan, kita tak jua menyempurnakan bilangan ...

Menangislah..
Sebelum Ramadhan Pergi ...
Kita berdoa sejak Rajab dan Sya'ban agar disampaikan ke Ramadhan..
Setelah Ramadhan di akhir hitungan..
Ternyata masih juga tak bisa menahan dari kesia-siaan..
Ternyata masih juga tak bisa menambah ibadah sunnah..
Bahkan..
Hampir terlewat dari menunaikan yang wajib...

Menangislah wahai saudaraku ...
Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir..
Bahwa ada satu hamba yang bodoh, lalai, sombong lagi terlena..
Sehingga ramadhan yang mulia pun tersia-sia.

Menangislah..
Dan tuntaskan semuanya malam ini..
atas i'tikaf yang belum juga kita kerjakan..
atas lembaran Qur'an yang menunggu di khatamkan..
atas lembaran mata uang yang menunggu di salurkan..
atas sholat sunnah yang menunggu jadi amal tambahan..

Menangislah..
Lebih keras lagi...  ๐Ÿ˜ญ
Karena Allah tidak menjanjikan apapun untuk ramadhan tahun depan, apakah kita masih disertakan...
                                          
✒ Ditulis oleh Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, MA ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Sabtu, 24 Februari 2018

ADZAN tak perlu TERIAK TERIAK DAN PAKAI PENGERAS ? Jwbn cerdas


Mengapa adzan harus dikumandangkan keras-keras? Pakai speaker pula. Apa tidak mengganggu yang lain yang bukan orang muslim?
Ada sebuah cerita menarik yang diceritakan seorang teman melalui aplikasi perbincangan di grup WhatsApp. Berikut kisahnya.
*
Adalah teman saya, yang kebetulan non muslim, bertanya kepada saya, “Kenapa kalau adzan harus dibunyikan keras-keras dengan speaker pula?”.
Saya yang bukan ahli agama kemudian berpikir sejenak mencari jawaban yang mudah dicernanya, menjawab seperti ini “Bro, adzan itu adalah panggilan sholat, pasti dong namanya panggilan tidak mungkin dengan cara yang sama seperti berbicara atau berbisik-bisik”.

Teman saya membalas “Tapi kan di orang-orang sekitar tidak semuanya muslim?”.
Saya jawab lagi “Benar. Bro, kita sekarang sedang ada di bandara, dengar kan announcement bandara selalu memberikan panggilan boarding? Apakah kamu juga mempertanyakan ke mereka mengapa melakukan panggilan boarding pesawat YANG LAIN keras-keras padahal bukan panggilan pesawatmu?”
Dia tersenyum namun membalas lagi “Tapi kan hari gini semua orang sudah tahu dengan teknologi jam berapa waktu sholat apa, apa masih harus adzan keras-keras?”.
Saya pun kemudian menjawab “Ya setiap penumpang juga kan sudah tau jadwal penerbangannya sejak pesan dan memegang tiket, kemudian check-in, sudah tercetak jadwal keberangkatannya di boarding pass, sudah masuk ruang tunggu, tapi tetap bandara melakukan panggilan boarding bukan?
Dan ada satu hal lagi mengapa adzan harus dikumandangkan, itu bukan hanya sebagai penanda sudah masuk waktu sholat tapi benar2 panggilan sholat, karena kami harus menyegerakan sholat.
Sama halnya semua penumpang harus menyegerakan masuk pesawat setelah panggilan boarding, walaupun masih ada waktu naik pesawat sampai pesawat tutup pintu”.
Kali ini senyumnya bertambah lebar, lalu dia setengah memeluk aku sambil menepuk-nepuk bahuku dan berkata “Super .. I got it bro“

Nb.
Masih bnyk orng tdk rela ketinggalan Pesawat dibanding ketinggalan Sholat

Bahkan lebih rela menunggu pesawat yg belum datang dibandingkan menunggu Azan datang.ayo kita share rame2 di wall biar yg kepanasaan dengar adzan mudah2n mata hatix terbuka

Sabtu, 28 Oktober 2017

Kronologis kata AHAD diganti MINGGU


Taukah Kalian ! Sebelum Tahun 1960, tak pernah dijumpai nama hari yg bertuliskan MINGGU selalu tertulis hari AHAD
Begitu juga penanggalan di kalender tempo dulu, masyarakat Indonesia tidak mengenal sebutan Minggu.
Kita semua sepakat bahwa kalender atau penanggalan di Indonesia telah terbiasa dan terbudaya utk menyebut hari AHAD di dalam setiap pekan (7 hari) dan telah berlaku sejak periode yg cukup lama.
Bahkan telah menjadi ketetapan di dalam Bahasa Indonesia.
Lalu mengapa kini sebutan hari Ahad berubah menjadi hari Minggu?
Kelompok dan kekuatan siapakah yang mengubahnya?
Apa dasarnya ?
Resmikah dan ada kesepakatankah?
Kita ketahui bersama bahwa nama hari yang telah resmi dan kokoh tercantum ke dalam penanggalan Indonesia sejak sebelum zaman penjajahan Belanda dahulu adalah dgn sebutan :
1. Ahad (al-Ahad = hari kesatu)
2. Senin (al-Itsnayn=hari kedua)
3. Selasa (al-Tsalaatsa' = hari ketiga)
4. Rabu (al-Arba'aa = hari keempat)
5. Kamis (al-Khamsatun = hari kelima)
6. Jum'at (al-Jumu'ah = hari keenam = hari berkumpul/berjamaah)
7. Sabtu (as-Sabat=hari ketujuh).
Nama hari tersebut sudah menjadi kebiasaan dan terpola di dalam semua kerajaan di Indonesia.
Semua ini adalah karena jasa positif interaksi budaya secara elegan dan damai serta besarnya pengaruh masuknya agama Islam ke Indonesia yang membawa penanggalan Arab.
Sedangkan kata MINGGU diambil dari bahasa Portugis Domingo (dari bahasa Latin Dies Dominicus yang berarti "Dia Do Senhor", atau HARI TUHAN KITA).
Dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai Dominggu dan baru sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kata ini dieja sebagai Minggu.
 Jadi, kita pasti paham siapa yang dimaksud TUHAN KITA, bagi yg beribadah di hari minggu.
Bagaimana ini bisa terjadi ?
 Ada yang mengatakan dengan dana yang cukup besar dari luar Indonesia, dibuat membiayai monopoli pencetakan kalendar selama bertahun-tahun di Indonesia.
 Percetakan dibayar agar menggantikan kata AHAD diganti dengan MINGGU.
Setelah kalender jadi, lalu dibagikan secara gratis atau dijual obral (sangat murah).
Dampaknya adalah :
 Masyarakat Muslim Kita secara tak sadar, akhirnya kata Ahad telah terganti menjadi Minggu di dalam penanggalan Indonesia.
Pentingkah ?
Jawabannya :
SANGAT PENTING untuk upaya mengembalikan kata Ahad
Bagi umat Islam adalah penting, karena :
๐Ÿ”‘ Kata Ahad mengingatkan kepada nama Allah ta'ala yg Maha Ahad sama dengan MahaTunggal/ Maha Satu / Maha Esa
๐Ÿ”‘ Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan
๐Ÿ”‘ Kata Ahad dalam Islam adalah sebagai bagian sifat Allah ta'ala yang penting dan mengandung makna utuh melambangkan ke-Maha-Esa-an Allah ta'ala.
Oleh karena itu :
✅ Mari kita ganti MINGGU menjadi AHAD
✅ Apabila dalam 7 (tujuh) hari biasa disebut SEMINGGU, yang tepat adalah disebut dengan SEPEKAN, dan bukan minggu depan, tapi pekan depan.
Semoga hari ini penuh berkah buat kita dan keluarga. Amin Ya Robbal 'Alamin.
 ๐Ÿ˜Š Mari mulai sekarang kembalikanlah hari AHAD. lupakanlah minggu.

Jumat, 27 Oktober 2017

ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH

Assalamu'alaikum wr wb
MENGINGATKAN KEMBALI ANCAMAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHALAT BERJAMAAH


Allah SWT berfirman:

ุฎَุงุดِุนَุฉً ุงَุจْุตَุงุฑُู‡ُู…ْ ุชَุฑْู‡َู‚ُู‡ُู…ْ ุฐِู„َّุฉٌ     ؕ  ูˆَู‚َุฏْ ูƒَุงู†ُูˆْุง ูŠُุฏْุนَูˆْู†َ ุงِู„َู‰ ุงู„ุณُّุฌُูˆْุฏِ ูˆَู‡ُู…ْ ุณٰู„ِู…ُูˆْู†َ
"pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan)."
(QS. Al-Qalam: Ayat 43)

Dari Ibnu Abbas RA, berkata, Rasulullah SAW  bersabda, 
" Barang siapa mendengar adzan, dan ia tidak memenuhuinya tanpa ada udzur, maka tidak akan ditrima shalat yang dilakukannya." Para Sahabat 
RA bertanya, "Apakah udzurnya?" Rasulullah SAW menjawab , "KETAKUTAN ATAU SAKIT".
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah)

Dari Muadz bin Anas RA,dari Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau bersabda, " kebatilan terbesar, kekufuran, dan kemunafikan adalah orang yang mendengar pangilan muadzin(adzan) untuk mendirikan shalat namun dia tidak memenuhinya"
(HR. Ahmad dan Thabrani)

Dari Abu Darda RA berkata, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, " Tidak ada tiga orang yang tinggal di sebuah desa atau di padang sahara dan mereka tidak mendirikan shalat berjama'ah, kecuali syaitan telah menguasai mereka. Maka hendaklah kalian berjama'ah, karena sesungguhnya srigala hanya memangsa kambing yang terpisah dari kelompoknya".
(HR. Abu Dawud, Nasai, Ibnu Khuzaimah,, Ibnu Hibban)

๐Ÿ‘‰ Rasulullah SAW sangat mengasihi dan menyayangi umatnya sehingga beliau tdk tega umatnya tertimpa kesusahan. 
Apakah kita sdh mengamalkan sholat berjama'ah 5 waktu
Anda yg tahu sendiri.
Wassalam
Sri aji joyoboyo

Kamis, 19 Oktober 2017

SEBAIK-BAIK BEKAL ADALAH TAQWA

Allah Subhaanahu wata aa'ala berfirman

ูˆَุชَุฒَูˆَّุฏُูˆุง ูَุฅِู†َّ ุฎَูŠْุฑَ ุงู„ุฒَّุงุฏِ ุงู„ุชَّู‚ْูˆَู‰ٰ ۚ ูˆَุงุชَّู‚ُูˆู†ِ ูŠَุง ุฃُูˆู„ِูŠ ุงู„ْุฃَู„ْุจَุงุจِ

Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.
(Q.S.AlBaqarah 197).

Allah Subhaanahu wata aa'la berfirman

ู…َู†ْ ูƒَูَุฑَ ูَุนَู„َูŠْู‡ِ ูƒُูْุฑُู‡ُ ۖ ูˆَู…َู†ْ ุนَู…ِู„َ ุตَุงู„ِุญًุง ูَู„ِุฃَู†ْูُุณِู‡ِู…ْ ูŠَู…ْู‡َุฏُูˆู†َ

Barangsiapa yang kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu, dan barangsiapa yang beramal saleh maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan)
(Q.S.Ar-Ruum 44).

Didalam Kitab Badai’ul Fawa’id disebutkan bahwa  “Semut selalu mempersiapkan bekal pada musim panas untuk musim hujan yang akan datang. Seekor burung, jika telah mengetahui bahwa istrinya hamil maka dia segera  mencari dan mengumpulkan jerami untuk membangun sarang sebelum istrinya bertelur. 
Lalu apa pendapatmu jika engkau sudah mengetahui tentang kedekatan perpindahanmu dari dunia ke alam kubur. Apakah engkau akan membawa tempat tidurmu tanpa persiapan amal. Na’udzubillah.

Muhasabah

Shobahulkheir 
Assakum thayyibiin wa jamii'in ahlukum inshaaAllah

Rabu, 18 Oktober 2017

'SIAPA BILANG HARTA TIDAK DIBAWA MATI ??'



Haji Usman, pemilik salah satu usaha batik dan olahan texstil terkemuka di Yogyakarta, memang dikenal masyarakat atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya.
Seakan dunia telah begitu hina dimatanya.
Inilah mungkin sosok nyata orang yg dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.
Maka beberapa orang pengusaha muda yg bersemangat mendatangi beliau.
'Ajarkan pada kami Ji, bagaimana caranya agar kami seperti haji Usman.
Bisa bisnis maju sukses, tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan..hingga seperti haji Usman, bersadaqah terasa ringan'.
'Wah', sahut Haji Usman tertawa, 'Antum salah alamat' !
'Lho ?'
'Lha iya...kalian datang pada orang yg salah.
Lha saya ini SANGAT SAYANG JG MENCINTAI HARTA SAYA.
Saya ini sangat mencintai Aset yg saya miliki '.
'Lho ?'
'Kok lho. Lha sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta, SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI.
AKAN SAYA BAWA MATI DIKUBUR DENGAN HARTA BISNIS SAYA..
Saya itu TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya.
Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu :
TITIP pada Masjid.
TITIP pada anak Yatim.
TITIP pada Fakir miskin.
TITIP pada Madrasah.
TITIP pada Pesantren.
TITIP pada pejuang fii sabilillah.
TITIP pada Guru2 Agama.
TITIP pada Karyawan yg rajin Ibadah.
TITIP pada sodara dan karyawan yg dirawat sakit.

Alhamdulillah ada yg berkenan mau dititipi, saya senang sekali.
Alhamdulillah ada yg sudi diamanati, saya bahagia sekali.
Insya Allah DI AKHIRAT NANTI SAYA BISA AMBIL LAGI, TITIPAN SAYA.
Saya ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat dialam kubur dan diakhirat'.
Jadi..! Siapa bilang harta tdk dibawa mati ?
Harta itu dibawa mati !!
Caranya ?
JANGAN BAWA SENDIRI...minta tolong dibawakan oleh anak Yatim, Fakir miskin, orang-orang yg berjuang di jalanNYA dll..dll.
Karena anak dan keluarga sy cuma kasih kain kafan putih saja ketika sy sdh meninggal nanti.
Semoga menjadi renungan kita para sahabat yg soleh dan solehah.

Share jika memang bermanfa'at !

Selasa, 03 Oktober 2017

MALU ADALAH AKHLAK ISLAM

Selfie

Mau mandi... CEKREK
Dandan dikit... CEKREK
Dapat bonus... CEKREK
Buka puasa... CEKREK
Lagi kajian... CEKREK
Baju baru... CEKREK
Habis masak enak... CEKREK
Pakek cadar... CEKREK
Imut dikit...CEKREK
Monyong dikit...CEKREK
Di tempat tidur...CEKREK
Di Toilet Mall...CEKREK
.
(Hayooo yg merasa jgn senyam senyum ๐Ÿ˜ )
.
Boleh2 saja kita mendokumentasikan momen2 indah atau peristiwa tertentu dlm hidup kita lewat foto atau video, nmn kita harus tau mana yang layak di publikasikan dan mana yang tidak layak di publikasikan, kita harus tau batasannya jgn sampai berlebihan atau menimbulkan sesuatu yg negatif seperti fitnah, iri hati dan prasangka buruk. 
.
Saudara-saudari ku tak terasa waktu berganti, hari berlalu, umur kita jg bertambah terus, dgn begitu jg menandakan kita semakin tua, jatah hidup kita jg semakin berkurang dan kita jg semakin dekat dgn kematian, apakah kita mau hidup seperti itu terus,
.
Oleh karna itu ayo rubah kebiasaan kita di bulan-bulan kemaren yg tidak baik dan tdk bermanfaat kita tinggalkan, kini kita harus berusaha menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah, salah satunya dengan usaha belajar memiliki rasa malu,
.
Dlm konteks syariat, malu adlh perasaan enggan melakukan perbuatan yg mengakibatkan buruk, sehingga menahan diri untuk tdk melakukannya. Malu adalah satu kata yang mencakup perbuatan menjauhi segala apa yang dibenci. [Lihat Raudhatul ‘Uqala wa Nuzhatul Fudhala' (hal. 53)]
.
Dlm Islam malu adlh sifat terpuji karena ia adlh akhlak para Nabi dan yg di ajarkan Rasul-Nya. Rasulullah saw adlh sosok yg sgt pemalu dan digambarkan lbh pemalu dari pada gadis yg dipingit. 
.
Sungguh sifat Malu pada hakikatnya tidak mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan. Malu mengajak pemiliknya agar menghias diri dengan yang mulia dan menjauhkan diri dari sifat-sifat yang hina.
.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Malu itu tidak mendatangkan sesuatu melainkan kebaikan semata-mata.” (Muttafaq ‘alaihi)
.
Malu adalah cabang keimanan.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Iman memiliki lebih dari tujuh puluh atau enam puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah perkataan ‘La ilaha illallah,’ dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri (gangguan) dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang Iman.” 
[HR. Bukhari dalam al-Adabul Mufrad (no. 598), Muslim (no. 35), Abรป Dรขwud (no. 4676)
.
Malu adalah akhlak Islam.
.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah malu.” [HR. Ibnu Majah dan ath-Thabrani]
.
Malu juga sebagai pencegah pemiliknya dari melakukan maksiat.
.
Ada salah seorang Shahabat Radhiyallahu 'anhu yang mengecam saudaranya dalam masalah malu dan ia berkata kepadanya, “Sungguh, malu telah merugikanmu.” Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. “Biarkan dia, karena malu termasuk iman.” [HR.  Bukhari- Muslim  Ahmad- Abu Dawud dan  at-Tirmidzi]
.
Abu ‘Ubaid al-Harawi rahimahullah berkata, “Maknanya adalah, bahwa orang itu berhenti dari perbuatan maksiatnya karena rasa malunya, sehingga rasa malu itu seperti iman yang mencegah antara dia dengan perbuatan maksiat.” [Lihat Fathul Bari (X/522)] 
.
Malu senantiasa seiring dengan iman, bila salah satunya tercabut hilanglah yang lainnya.
.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
“Malu dan iman senantiasa bersama. Apabila salah satunya dicabut, maka hilanglah yang lainnya.” [HR. Hakim dan ath-Thabrani ]