Bioskin Indonesi

Bioskin Indonesi
Pelangsing Ampuh, Turun Berat Badan, Diet, Herbal Slim Fruta,
Tampilkan postingan dengan label adzan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adzan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

ADZAN tak perlu TERIAK TERIAK DAN PAKAI PENGERAS ? Jwbn cerdas


Mengapa adzan harus dikumandangkan keras-keras? Pakai speaker pula. Apa tidak mengganggu yang lain yang bukan orang muslim?
Ada sebuah cerita menarik yang diceritakan seorang teman melalui aplikasi perbincangan di grup WhatsApp. Berikut kisahnya.
*
Adalah teman saya, yang kebetulan non muslim, bertanya kepada saya, “Kenapa kalau adzan harus dibunyikan keras-keras dengan speaker pula?”.
Saya yang bukan ahli agama kemudian berpikir sejenak mencari jawaban yang mudah dicernanya, menjawab seperti ini “Bro, adzan itu adalah panggilan sholat, pasti dong namanya panggilan tidak mungkin dengan cara yang sama seperti berbicara atau berbisik-bisik”.

Teman saya membalas “Tapi kan di orang-orang sekitar tidak semuanya muslim?”.
Saya jawab lagi “Benar. Bro, kita sekarang sedang ada di bandara, dengar kan announcement bandara selalu memberikan panggilan boarding? Apakah kamu juga mempertanyakan ke mereka mengapa melakukan panggilan boarding pesawat YANG LAIN keras-keras padahal bukan panggilan pesawatmu?”
Dia tersenyum namun membalas lagi “Tapi kan hari gini semua orang sudah tahu dengan teknologi jam berapa waktu sholat apa, apa masih harus adzan keras-keras?”.
Saya pun kemudian menjawab “Ya setiap penumpang juga kan sudah tau jadwal penerbangannya sejak pesan dan memegang tiket, kemudian check-in, sudah tercetak jadwal keberangkatannya di boarding pass, sudah masuk ruang tunggu, tapi tetap bandara melakukan panggilan boarding bukan?
Dan ada satu hal lagi mengapa adzan harus dikumandangkan, itu bukan hanya sebagai penanda sudah masuk waktu sholat tapi benar2 panggilan sholat, karena kami harus menyegerakan sholat.
Sama halnya semua penumpang harus menyegerakan masuk pesawat setelah panggilan boarding, walaupun masih ada waktu naik pesawat sampai pesawat tutup pintu”.
Kali ini senyumnya bertambah lebar, lalu dia setengah memeluk aku sambil menepuk-nepuk bahuku dan berkata “Super .. I got it bro“

Nb.
Masih bnyk orng tdk rela ketinggalan Pesawat dibanding ketinggalan Sholat

Bahkan lebih rela menunggu pesawat yg belum datang dibandingkan menunggu Azan datang.ayo kita share rame2 di wall biar yg kepanasaan dengar adzan mudah2n mata hatix terbuka

Rabu, 01 Februari 2017

MUADZIN GILA ! apa WARGAnya yang GILA!?!!?


Coba amati dan telaah.... MUADZIN GILA ! apa warganya yang gila..  

Suasana sebuah kampung tiba-tiba heboh, karena pada saat jam 23.00 WIB terdengar adzan berkumandang dari sebuah masjid setempat melalui pengeras suara yang memecah keheningan malam.
Warga berbondong-bondong mendatangi masjid itu meski mereka sudah tahu siapa yang melakukannya...
Mbah Sukri, suaranya sudah dikenal di kampung itu, umurnya sudah mencapai kepala tujuh.
Warga dipenuhi pertanyaan, mengapa Mbah Sukri adzan pada jam sebelas malam..??
Ketika warga sampai di pintu masjid, Mbah Sukri baru selesai adzan dan mematikan sound system. “Mbah tahu gak, jam berapa sekarang..??” kata Pak RT.
“Adzan apa jam segini, Mbah..??” “Jangan-jangan Mbah sudah ikut aliran sesat,” sambar Roso dengan nada prihatin.
Sekarang banyak betul aliran macam-macam. “Ah, dasar Mbah Sukri sudah gila. “Kalau nggak gila, mana mungkin adzan jam segini..??”
“Kalian ini......,” jawab Mbah Sukri tenang. “Tadi, waktu saya adzan Isya, hanya 2 orang yang datang ke masjid ini, sekarang saya adzan jam 11 malam, kalian malah berbondong-bondong ke masjid.
Bahkan Satu kampung lagi datang semua...!!! Kalo gitu... SIAPA YANG GILA....???”
Wargapun pulang satu persatu tanpa protes lagi. Termasuk Pak RT yang kemudian menjauh perlahan-lahan, tak berani melihat wajah Mbah Sukri.
RENUNGAN... saat kita di panggil dan diingatkan dengan baik, kadang kita tdk mau mendengarkan.
Tetapi begitu ada kesempatan membodoh-bodohkan, menyalahkan, mencaci dan memarahi orang lain, kita menyempatkan diri.. bahkan begitu semangat.... dengan perasaan "benar menurut dirinya"
semoga pelajaran mbah Sukri ada hikmahnya..