Bioskin Indonesi

Bioskin Indonesi
Pelangsing Ampuh, Turun Berat Badan, Diet, Herbal Slim Fruta,

Kamis, 21 Juni 2018

TAHUKAH KAUM LELAKI? Sharing Bagus untuk para suami, saudara laki2, anak laki2, sepupu laki2 & teman laki-laki

Tolong share kepada para suami, saudara laki2, anak laki2, sepupu laki2 & teman laki-laki 😊😊📚 

_______
🐪 Sudah tahukah  KAUM LELAKI bahwa Rasulullah tdk pernah meninggalkan solat berjamaah, sejak solat diwajibkan malam isra mi'raj hingga solat terakhir dalam hidup beliau?

🐪 Tahukah   KAUM LELAKI bahwa banyak di antara para ulama yg seumur hidupnya tidak pernah solat fardhu sendirian dan selalu berjamaah sampai akhir hayat mereka?

🐪 Tahukah  KAUM LELAKI bahwa diantara mereka ada yg rela walaupun harus membayar orang demi menemani solat berjamaah?

🐪 Tahukah   KAUM LELAKI  bahwa ada sebagian ulama yg pernah menangis selama 40 hari krn merasa rugi yg amat mendalam sebab tertinggal satu solat fardhu berjamaah saja?

🐪 Tahukah  KAUM LELAKI bahwa bila anda solat berjamaah maka solat anda dapat dipastikan diterima oleh ​اَللّهُ ?

🐪 Tahukah   KAUM LELAKI bahwa khusus utk solat isya dan subuh berjamaah berpahala seperti solat setengah malam dan semalam suntuk?

🐪 Tahukah    KAUM LELAKI bahwa orang yg solat subuh berjamaah,  maka dihari itu kehidupannya dibawah perlindungan ​اَللّهُ ? Artinya, bila ada orang yg mengusiknya maka dia berurusan langsung dgn ​اَللّهُ ?

🐪 Tahukah   KAUM LELAKI bahwa karena begitu beratnya hukum solat berjamaah sehingga dalam madzhab hanafi difatwakan bahwa hukum solat berjamaah adalah wajib?

🐪 Tahukah   KAUM LELAKI bahwa dalam madzhab kita asysyafi'i solat berjamaah hukumnya fardhu kifayah sehingga bila dalam sebuah perkampungan penduduknya, tdk ada yg solat berjamaah, maka sekampung itu, berdosa semua karena meninggalkan berjamaah dan bukan karena meninggalkan solat?

🐪 Tahukah  KAUM LELAKI bahwa syaitan akan berleluasa berkuasa di sebuah perkampungan, bila penghuninya tdk ada yg solat berjamaah?

🐫Tahukah   KAUM LELAKI bahwa dalam suatu hadith, Rasulullah SAW sempat mengancam bahkan Rasulullah SAW mengancam kepada orang yg meninggalkan solat berjamaah hingga berkeinginan membakar rumah mereka?

🐪 Tahukah  KAUM LELAKI bahwa sahabat Ibnu Mas'ud RA, pernah mengatakan "kami saksikan saat Nabi Muhammad SAW masih hidup tidak seorangpun, ada yg  meninggalkan solat berjamaah kecuali hanya orang2 munafik tulen"? 

Semoga Bermanfaat..
BARAKALLAHU Fiikum..🕌🌹

Rabu, 20 Juni 2018

"Guru Dan Murid Tertawa Karena Beda Pendapat" tentangg REZEKI

Imam Malik ( guru Imam Safii ) dalam majlis menyampaikan :

Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan memberikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya.
.
Sementara Imam Syafii ( sang murid berpendapat lain) :

Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki.

Guru dan murid bersikukuh pada pada pendapatnya.
.
Suatu saat tengah meninggalkan pondok, Imam Syafii melihat serombongan orang tengah memanen anggur. Diapun membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafii memperoleh imbalan beberapa ikat anggur sebagai balas jasa.

Imam Syafii girang, bukan karena mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya. Jika burung tak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Seandainya dia tak membantu memanen, niscaya tidak akan mendapatkan anggur.
.
Bergegas dia menjumpai Imam Malik sang guru. Sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya, dia bercerita. . Imam Syafii sedikit mengeraskan bagian kalimat  “seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya.”
.
Mendengar itu Imam Malik tersenyum, seraya mengambil anggur dan mencicipinya. Imam Malik berucap pelan.
“Sehari ini aku memang tidak keluar pondok...hanya mengambil tugas sebagai guru, dan sedikit berpikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku bisa menikmati anggur. ......Tiba-tiba engkau datang sambil membawakan beberapa ikat anggur untukku. Bukankah ini juga bagian dari rezeki yang datang tanpa sebab. Cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan berikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya.”
.
Guru dan murid itu kemudian tertawa. Dua Imam madzab mengambil dua hukum yang berbeda dari hadits yang sama.
Begitulah cara seorang santri bila melihat perbedaan, bukan dengan cara menyalahkan orang lain dan hanya membenarkan pendapatnya saja.

MaasyaaAllah...... ”HARGA SEORANG TAMU“


Ada seorang perempuan mengeluh kepada Rasulullah karena perilaku suaminya.

Suaminya selalu mengundang orang-orang datang ke rumahnya dan  menjamunya sehingga tamu-tamu tersebut menyebabkan sang istri menjadi repot dan merasa kelelahan.

Lalu wanita tersebut keluar meninggalkan Rasulullah dan tidak mendapatkan jawaban apa pun dari Rasul saw.

Setelah beberapa waktu...

Rasulullah pergi ke rumah suami-istri tersebut, Rasulullah bersabda kepada sang suami : "Sesungguhnya aku adalah tamu di rumahmu hari ini."

Betapa bahagianya sang suami demi mendengar ucapan Rasulullah tersebut, maka dia segera menghampiri istrinya untuk mengabarkan bahwa tamu hari ini adalah Rasulullah.

Si istri pun merasa bahagia karena kabar tersebut, dia pun segera memasak makanan yang lezat dan nikmat.

Dia lakukan hal tersebut dengan penuh rasa bahagia di dalam hatinya.

Ketika Rasulullah akan pergi dari rumahnya setelah beliau mendapatkan kemuliaan dan merasa bahagia dengan keridhoan pasangan itu.

قال للزوج عندما أخرج من بيتك دع زوجتك تنظر إلى الباب الذي أخرج منه

Rasulullah bersabda kepada suaminya : "Ketika aku akan keluar nanti dari rumahmu, panggil istrimu dan perintahkan dia untuk melihat ke pintu tempat aku keluar."

Maka sang istri melihat Rasulullah keluar dari rumahnya diikuti oleh binatang-binatang melata, seperti kalajengking dan berbagai binatang yang berbahaya lainnya di belakang Rasulullah.

Terkejutlah sang istri dengan apa yang dilihat di depannya.

فقال لها رسول الله هكذا دائما عندما يخرج الضيوف من بيتكِ يخرج كل البلاء والضرر والدواب من منزلك.

Maka Rasulullah bersabda : "Seperti itulah yang terjadi. Setiap kali tamu keluar dari rumahmu, maka keluar pula segala bala', bahaya dan segala binatang yang membahayakan dari rumahmu."

"Maka inilah hikmah  memuliakan tamu dan tidak berkeluh kesah karena kedatangannya."

Rumah yang banyak dikunjungi tamu adalah rumah yang dicintai ALLAH.

Begitu indahnya rumah yang selalu terbuka untuk anak kecil atau dewasa.

Rumah yang di dalamnya turun rahmat  dan berbagai keberkahan dari langit.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: " إذا أراد الله بقوم خيراً أهدى لهم هدية

Rasulullah bersabda : "Jika ALLAH menginginkan kebaikan terhadap satu kaum, maka ALLAH akan memberikan hadiah kepada mereka.

Para sahabat bertanya : "Hadiah apakah itu, ya Rasulullah...............?."

قال: الضيف ينزل برزقه، ويرتحل بذنوب أهل البيت."

Rasulullah bersabda : "Tamu akan menyebabkan turunnya rezeki untuk pemilik rumah dan  menghapus dosa-dosa penghuni rumah."

وقال صلى الله عليه وسلم: كل بيت لا يدخل فيه الضيف لا تدخله الملائكة."

Rasulullah bersabda : "Rumah yang tidak dimasuki tamu (tidak ada tamu), maka Malaikat Rahmat tidak akan masuk ke dalamnya."

وقال صلى الله عليه وسلم: " الضيف دليل الجنة."

Rasulullah bersabda : "Tamu adalah penunjuk jalan menuju Surga."

وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه

Rasulullah bersabda : "Barangsiapa beriman kepada ALLAH dan Hari Akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya."

Mari saling bersilaturahmi.
"Selamat hari raya idulfitri, taqobalallohu minna wa minkum" 🤝🏻🙏🏻

Pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib


Sayyidina Ali bin Abi Thalib  telah berkata:

Simpan rahasiamu berdua saja:

1. Dirimu
2. Allah SWT

Jagalah di dunia ini dua keridhaan:

1. Ibumu
2. Bapamu

Mohonlah bantuan ketika susah dengan dua hal:

1. Sabar
2. Sholat

Jangan risau dua hal ini:

1. Rezeki
2. Ajal

Kerana keduanya berada di bawah kekuasaan Allah SWT.

Dua hal yg tak perlu diingati selamanya:

1. Kebaikanmu terhadap orang lain.
2. Kesalahan orang lain terhadapmu.

Dua hal yang jangan dilupakan selamanya:

1. Allah SWT
2. Alam Akhirat

Selalu dekat dengan 4 orang ini:

1. Ibumu.
2. Ayahmu.
3. Saudara lelakimu.
4. Saudara perempuanmu.

Empat orang ini janganlah kamu kasar kepada mereka:

1. Yatim
2. Miskin
3. Fakir
4. Orang Sakit

Empat hal yang memperindah dirimu :

1. Sabar
2. Tabah
3. Tinggi ilmu
4. Dermawan

Empat orang yang hendaknya kamu dekati:

1. Orang yg Ikhlas
2. Orang yg setia
3. Orang yg dermawan
4. Orang yg jujur

Empat orang yg hendaknya jangan kamu jadikan teman: 

1. Tukang bohong
2. Tukang curi/rasuah
3. Tukang hasut
4. Tukang adu domba

Empat orang ini jangan sampai kamu tahan kedermawananmu terhadap mereka: 

1. Isterimu
2. Anak2 mu
3. Keluargamu
4. Sahabatmu

Empat hal yang hendaknya kamu kurangi:

1. Makan
2. Tidur
3. Malas
4. Bicara berlebih2an/gosip

Empat hal yang jangan kamu putus :

1. Sholat.
2. Baca Al Qur'an.
3. Zikir.
4. Silaturrahim.

Barakallahu fiikum...

Kirimkan artikel ini kepada orang yang anda sayangi ✋

Selasa, 19 Juni 2018

MAAF ADALAH PINTU KEBAHAGIAAN KITA SENDIRI


Tak terasa, hari ini adalah hari ketiga Lebaran. Tak terasa satu tahun berlalu. Dan selama satu tahun tentu saja banyak yang kita alami. Kita berinteraksi dengan banyak orang, anak, istri, suami, boss, customer, anak buah , peer di kantor, tetangga, teman-teman kita, sanak saudara ...dst. 

Namanya juga  berinteraksi, ada yang membawa pengaruh positive (dan membuat kita tersenyum bahagia), ada juga yang membawa pengaruh negative (kesal, sebel, kecewa, frustasi, pengin teriak, pengin nangis, gedheg ...dst).

Padahal pada hari raya Idul Fitri ini  biasanya kita bersalam-salaman dan mestinya kita saling memaafkan? Benarkah?
Jangan-jangan hanya tangan kita yang bersalaman, hanya mulut kita yang mengucap kata maaf dan hanya bibir kita yang tersenyum? 
Jangan-jangan kita belum benar-benar memaafkan?

Dan saya mengerti , karena memang ada kesalahan yang sulit sekali dimaafkan!

Kebetulan hari ini saya akan menceritakan tentang dua teman saya.
Yang pertama, sebut saja, namanya Bastian. Bastian merasa dibenci oleh boss nya, (sebut saja namanya Larry), diperlakukan dengan tidak adil oleh  bossnya, dan konflik terus menerus dengan bossnya.
Bastian benci banget sama bossnya, dan bersumpah bahwa dia tidak akan pernah memaafkan Larry.

Problemnya Bastian terus menerus bekerja di situ, dan dia terus menerus membenci Larry dan tidak memaafkan Larry.  Apa akibatnya? Bastian pun stress terus dan tidak pernah bahagia. 
Sampai kemudian, tiga tahun kemudian, Larry (si boss) keluar dari perusahaan itu.
Dan barulah Bastian merasakan sedikit lega dan mulai merasa bahagia, pada akhirnya!
Tetapi, apakah kita harus menderita dulu tiga tahun, dan menyerahkan orang lain untuk mengontrol kebahagiaan kita? Bukankah mestinya kita yang mengontrol kebahagiaan kita sendiri?

Teman saya yang lain bernama Grace, yang kebetulan juga anakbuahnya Larry, dan juga dibenci oleh Larry, dan diperlakukan tidak adil
oleh Larry. Ternyata Larry ini hanya suka pada orang-orang “bawaannya” dia yang dia bawa dari perusahaan yang lama.
Tetapi bedanya Grace dan Bastian adalah ...
Grace santai-santai saja dan bersikap profesional.
Grace hanya mencoba melalukan yang terbaik dan bekerja keras untuk pekerjaannya.
 Bahwa Larry berkata kasar dan tidak fair kepadanya, Grace tidak begitu perduli.
Kata Grace,”Saya mengontrol kebahagiaan saya sendiri. Saya tidak akan menyerahkan kebahagiaan saya kepada Larry, kepada boss saya atau siapapun juga. Saya MEMILIH untuk bahagia! Saya memaafkan Larry demi kebahagiaan saya sendiri!”

Dan ternyata dengan prinsip itu, Grace santai-santai saja,
dia tidak begitu perduli dengan perlakuan Larry.
Dia telan saja perlakuan itu, tetapi Grace terus menerus mencoba
melakukan yang terbaik.
Akibatnya, Grace jauh lebih bahagia daripada Bastian, dia tidak  begitu memperdulikan perlakuan Larry kepadanya, 
padahal mereka berada dalam situasi yang sama dengan boss yang sama dengan perusahaan yang sama!
Dan pada saat Larry keluar,
Grace juga happy, tetapi memang Grace sudah happy dari dulu , dia tidak kehilangan 3 tahun seperti Bastian!

Dan ternyata ,
it is your choice to forgive someone or not,
and it is also your  choice to be happy or not.
Often your  choice to forgive someone will define your happiness.

Ternyata, merupakan pilihan kita sendiri untuk memaafkan orang lain atau tidak,
dan juga merupakan pilihan anda sendiri untuk merasa bahagia atau tidak.
Seringkali pilihan kita untuk memaafkan seseorang ternyata akan menentukan kebahagiaan kita.

Hidup ini adalah pilihan.
Kita bisa saja terus menerus berada di situasi negative.
Kita bisa terus menerus mengisi pikiran kita dengan dendam dan kemarahan.

Kita juga  bisa memilih untuk melepaskan diri dari semua feeling negative: kesakitan, kesedihan, kemarahan dan dendam.

Dan tentu saja yang paling penting, kita bisa memutuskan untuk memaafkan seseorang (bahkan yang tidak pernah meminta maaf!).
Karen memaafkan mereka (siapapun orangnya) adalah langkah awal bagi kita untuk mengobati hati kita dan membersihkan hati kita dari semua perasaan: marah, sedih,
kecewa, frustasi dan dendam!


Saya percaya proses
memaafkan adalah juga proses untuk belajar dan bertambah dewasa!

Karena ternyata, memaafkan orang lain itu adalah kunci untuk berdamai dengan diri kita sendiri, dan pintu untuk membuka kebahagiaan kita sendiri.

Maka maafkanlah,
siapapun yang (anda rasa) pernah bersalah kepada anda, bukan demi mereka tetapi demi kedamaian dan kebahagiaan anda sendiri!

Salam Hangat

Pambudi Sunarsihanto

Tata Cara Puasa Syawal




Puasa Syawal kita tahu memiliki keutamaan yang besar yaitu mendapat pahala puasa setahun penuh. Namun bagaimanakah tata cara melakukan puasa Syawal?

Keutamaan Puasa Syawal

Kita tahu bersama bahwa puasa Syawal itul punya keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadhan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Itulah dalil dari jumhur atau mayoritas ulama yag menunjukkan sunnahnya puasa Syawal. Yang berpendapat puasa tersebut sunnah adalah madzhab Abu Hanifah, Syafi’i dan Imam Ahmad. Adapun Imam Malik memakruhkannya. Namun sebagaimana kata Imam Nawawi rahimahullah, “Pendapat dalam madzhab Syafi’i yang menyunnahkan puasa Syawal didukung dengan dalil tegas ini. Jika telah terbukti adanya dukungan dalil dari hadits, maka pendapat tersebut tidaklah ditinggalkan hanya karena perkataan sebagian orang. Bahkan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah ditinggalkan walau mayoritas atau seluruh manusia menyelisihinya. Sedangkan ulama yang khawatir jika puasa Syawal sampai disangka wajib, maka itu sangkaan yang sama saja bisa membatalkan anjuran puasa ‘Arafah, puasa ‘Asyura’ dan puasa sunnah lainnya.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51)

Seperti Berpuasa Setahun Penuh

Kenapa puasa Syawal bisa dinilai berpuasa setahun? Mari kita lihat pada hadits Tsauban berikut ini,

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا) »

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.”  (HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Disebutkan bahwa setiap kebaikan akan dibalas minimal dengan sepuluh kebaikan yang semisal. Ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan sebulan penuh akan dibalas dengan 10 bulan kebaikan puasa. Sedangkan puasa enam hari di bulan Syawal akan dibalas minimal dengan 60 hari (2 bulan) kebaikan puasa. Jika dijumlah, seseorang sama saja melaksanakan puasa 10 bulan + 2 bulan sama dengan 12 bulan. Itulah mengapa orang yang melakukan puasa Syawal bisa mendapatkan ganjaran puasa setahun penuh.

Tata Cara Puasa Syawal

1- Puasa sunnah Syawal dilakukan selama enam hari

Sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa puasa Syawal itu dilakukan selama enam hari. Lafazh hadits di atas adalah: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).
Dari hadits tersebut, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin berkata, “Yang disunnahkan adalah berpuasa enam hari di bulan Syawal.” (Syarhul Mumti’, 6: 464).

2- Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fithri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Para fuqoha berkata bahwa yang lebih utama, enam hari di atas dilakukan setelah Idul Fithri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjukkan bersegera dalam melakukan kebaikan.” (Syarhul Mumti’, 6: 465).

3- Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin juga berkata, “Lebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan.” (Idem)

4- Usahakan untuk menunaikan qodho’ puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, “Siapa yang mempunyai kewajiban qodho’ puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho’nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 391).

Begitu pula beliau mengatakan, “Siapa yang memulai qodho’ puasa Ramadhan terlebih dahulu dari puasa Syawal, lalu ia menginginkan puasa enam hari di bulan Syawal setelah qodho’nya sempurna, maka itu lebih baik. Inilah yang dimaksud dalam hadits yaitu bagi yang menjalani ibadah puasa Ramadhan lalu mengikuti puasa enam hari di bulan Syawal. Namun pahala puasa Syawal itu tidak bisa digapai jika menunaikan qodho’ puasanya di bulan Syawal. Karena puasa enam hari di bulan Syawal tetap harus dilakukan setelah qodho’ itu dilakukan.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 392).

5- Boleh melakukan puasa Syawal pada hari Jum’at dan hari Sabtu.

Imam Nawawi rahimahullahmengatakan, “Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa dimakruhkan berpuasa pada hari Jum’at secara bersendirian. Namun jika diikuti puasa sebelum atau sesudahnya atau bertepatan dengan kebiasaan puasa seperti berpuasa nadzar karena sembuh dari sakit dan bertepatan dengan hari Jum’at, maka tidaklah makruh.” (Al Majmu’ Syarh Al Muhaddzab, 6: 309).

Hal ini menunjukkan masih bolehnya berpuasa Syawal pada hari Jum’at karena bertepatan dengan kebiasaan.

Adapun berpuasa Syawal pada hari Sabtu juga masih dibolehkan sebagaimana puasa lainnya yang memiliki sebab masih dibolehkan dilakukan pada hari Sabtu, misalnya jika melakukan puasa Arafah pada hari Sabtu. Ada fatwa dari Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia berikut ini.

Soal:

Kebanyakan orang di negeri kami berselisih pendapat tentang puasa di hari Arafah yang jatuh pada hari Sabtu untuk tahun ini. Di antara kami ada  yang berpendapat bahwa ini adalah hari Arafah dan kami berpuasa karena bertemu hari Arafah bukan karena hari Sabtu yang terdapat larangan berpuasa ketika itu. Ada pula sebagian kami yang enggan berpuasa ketika itu karena hari Sabtu adalah hari yang terlarang untuk diagungkan untuk menyelisihi kaum Yahudi. Aku sendiri tidak berpuasa ketika itu karena pilihanku sendiri. Aku pun tidak mengetahui hukum syar’i mengenai hari tersebut. Aku pun belum menemukan hukum yang jelas  mengenai hal ini. Mohon penjelasannya.

Jawab:

Boleh berpuasa Arafah pada hari Sabtu atau hari lainnya, walaupun tidak ada puasa pada hari sebelum atau sesudahnya, karena tidak ada beda dengan hari-hari lainnya. Alasannya karena puasa Arafah adalah puasa yang berdiri sendiri. Sedangkan hadits yang melarang puasa pada hari Sabtu adalah hadits yang lemah karena mudhtorib dan menyelisihi hadits yang lebih shahih. (Fatwa no. 11747. Ditandatangani oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi dan Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayan).

Semoga Allah memudahkan kita untuk melakukan puasa Syawal ini setelah sebelumnya berusaha menunaikan puasa qodho’ Ramadhan. Hanya Allah yang memberi hidayah untuk terus beramal sholih.



Disusun di pagi hari penuh berkah, 2 Syawal 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.Or.Id

Untuk penggemar Sepakbola : Update skor sepakbola


1. Rusia vs Arab   5:0
2. Uruguay vs Mesir   1:0
3. Iran vs Maroko   1:0
4. Portugal vs Spanyol   3:3
5. Argentina vs Islandia   1:1
6. Prancis vs Australia   2:1
7. Croatia vs Nigeria  2:0
8. Denmark vs Peru  1:0
9. Kosta rika vs Serbia   0:1
10. Jerman vs Mexico    0:1
11. Brasil vs Swiss 1-1
12. Swedia vs Korea Selatan 1-0
13. Belgia vs Panama 3-0
14. Tunisia vs Inggris 1-2
15. Kolombia vs Jepang 1-2
16. Polandia vs Senegal 1-2
17. Persib vs Persija = 3 luka , 3 cedera , 7 motor rusak, 3 mobil pecah kaca .😂